Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PM Anwar: Malaysia-RI Perkuat Solidaritas Regional di Tengah Krisis Timteng
Jumat, 27 Maret 2026 19:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim menegaskan, Malaysia dan Indonesia sepakat memperkuat solidaritas regional di tengah krisis Asia Barat (Timur Tengah), yang mengancam pasokan energi global.
Hal itu disampaikan Anwar usai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
"Pertemuan yang sarat makna bersama Presiden Prabowo hari ini membuka ruang konstruktif dalam mencari titik temu, untuk menghadapi konflik di Asia Barat yang kini memberi tekanan terhadap keamanan energi serta stabilitas ekonomi global," tulis Anwar via X.
Baca juga : Idul Fitri Momentum Perkuat Solidaritas Dan Peran Perempuan
Di tengah ketidakpastian global yang kian meningkat, Malaysia dan Indonesia menegaskan pentingnya memperkuat solidaritas regional yang berlandaskan prinsip. Demi menjaga perdamaian, menjamin stabilitas, serta memperkuat ketahanan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.
"Kami sepakat untuk mengintensifkan upaya diplomasi dalam meredakan konflik, melindungi keselamatan warga sipil, serta membuka ruang dialog menuju penyelesaian yang damai dan berkelanjutan," papar Anwar.
"Pada saat yang sama, kesinambungan rantai pasok global serta jalur perdagangan strategis, termasuk Selat Hormuz, harus tetap terjaga dan tidak terganggu," imbuhnya.
Baca juga : Safari Ramadan Di Riau, Kapolri: Perkuat Silaturahmi Dan Jaga Persatuan
Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga menyampaikan interaksinya dengan para pemimpin internasional sebagai bagian dari upaya membangun solidaritas, menyelaraskan pandangan, serta mengkaji dampak global, khususnya dalam aspek energi dan keamanan regional.
"Malaysia tetap berpegang pada prinsip yang tegas, menolak segala bentuk kekerasan, menjunjung tinggi hukum internasional, serta mendorong semua pihak untuk kembali menempuh jalur damai," tandas Anwar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya