Dark/Light Mode

Kemendag Gandeng Lazada Dan Lampu.id Perkuat Kualitas Perdagangan Digital

Minggu, 15 Maret 2026 10:32 WIB
Direktur Jenderal PKTN Kementerian Perdagangan Moga Simatupang bersama Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Budi Primawan dan perwakilan Lampu.id berfoto bersama usai pelatihan penguatan kualitas perdagangan digital di Jakarta, Sabtu (14/3/2026). Dok. Kemendag
Direktur Jenderal PKTN Kementerian Perdagangan Moga Simatupang bersama Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Budi Primawan dan perwakilan Lampu.id berfoto bersama usai pelatihan penguatan kualitas perdagangan digital di Jakarta, Sabtu (14/3/2026). Dok. Kemendag

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan bersinergi dengan Lazada Indonesia dan Lampu.id untuk memperkuat standar kualitas perdagangan digital. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program pelatihan bertajuk “Quality and Trust: Kunci Membangun Loyalitas Konsumen & Produk Laris di Pasar” yang melibatkan lebih dari 250 pelaku usaha.

Direktur Jenderal PKTN Kemendag, Moga Simatupang menegaskan pemerintah hadir untuk memastikan iklim usaha dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

“Kementerian Perdagangan hadir untuk memastikan iklim usaha tumbuh sehat, adil, dan berkelanjutan. Perlindungan konsumen bukan untuk mempersulit pelaku usaha, melainkan untuk membangun pasar yang tepercaya di mana kejujuran, kepatuhan, dan inovasi berjalan beriringan,” kata Moga kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).

Baca juga : KLH Gelar Ruang Cerita Ramadhan, Perkuat Kolaborasi Kelola Sampah

Ia menambahkan, efektivitas regulasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat dengan pelaku usaha. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan ekosistem usaha yang tertib, berkeadilan dan konsumen yang semakin berdaya. Penguatan regulasi dan sinergi dengan platform marketplace, kata dia, menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi konsumen Indonesia.

Sebagai salah satu platform e-commerce di Indonesia, Lazada Indonesia juga menyatakan komitmennya dalam memperkuat ekosistem perdagangan digital yang bertanggung jawab.

Vice President Government Affairs Lazada Indonesia, Budi Primawan mengatakan perusahaan terus berupaya menghadirkan pengalaman transaksi digital yang aman dan transparan.

Baca juga : Bawaslu: Pengawasan Pemilu Perlu Adaptasi di Era Big Data

“Kami terus berupaya menghadirkan pengalaman transaksi digital yang aman dan transparan melalui penerapan sistem pengawasan terintegrasi serta kebijakan pengembalian yang jelas. Di saat yang sama, kami mendorong para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan agar dapat menghadirkan produk yang autentik dan berkualitas bagi konsumen Indonesia,” papar Budi.

Menurut Budi, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kepercayaan jangka panjang.

Sementara itu, Lampu.id turut mengambil peran dalam memperluas jangkauan program melalui pemanfaatan jejaring komunitas serta kanal publikasi. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan manfaat program bagi para pelaku usaha.

Baca juga : Gandeng Dulce Cafe, DADA Perkuat Ekosistem Kawasan Plaza Convill

Sekadar informasi, perkembangan ekonomi digital yang ditopang meningkatnya penetrasi internet mendorong masyarakat Indonesia semakin memanfaatkan platform perdagangan digital sebagai sarana transaksi.

Bagi pelaku usaha, meningkatnya intensitas transaksi digital membuka peluang pasar yang lebih luas. Namun, di saat yang sama menuntut kemampuan adaptasi yang berkelanjutan terhadap dinamika serta ekspektasi konsumen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.