Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tebar Ancaman Soal Selat Hormuz, Gertakan Trump Dicuekin Iran
Senin, 6 April 2026 07:50 WIB
Sebelumnya
Sementara itu, situasi di lapangan pun makin panas. Iran mengklaim berhasil menembak jatuh sejumlah aset militer AS dan Israel dalam beberapa hari terakhir. Di antaranya dua jet tempur F-15, tiga drone, dan dua rudal jelajah. Drone MQ-9 dan Hermes juga dilaporkan ditembak jatuh di beberapa wilayah, termasuk Isfahan dan Bushehr.
Bahkan, Iran mengklaim berhasil menjatuhkan pesawat A-10 Warthog milik AS di sekitar Selat Hormuz. “Langit Iran semakin berbahaya bagi musuh,” klaim Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Sebaliknya, pihak AS menyebut tengah melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap awak jet tempur yang jatuh. Trump mengklaim pilot yang terluka akan selamat.
Trump Tambah Anggaran Perang
Baca juga : Nggak Ada Ampun, BGN Suspend SPPG
Di tengah konflik yang belum mereda, perang ini mulai menguras kantong AS. Trump pun mengajukan tambahan anggaran pertahanan jumbo ke Kongres.
Nilainya fantastis: 1,5 triliun dolar AS atau sekitar Rp 25.470 triliun untuk tahun fiskal 2027. Jika disetujui, ini akan jadi anggaran militer terbesar dalam sejarah modern AS. Gedung Putih menyebut dana itu untuk memperkuat militer, dari modernisasi nuklir hingga proyek armada laut dan sistem pertahanan rudal.
Namun, konsekuensinya tak kecil. Anggaran non-pertahanan bakal dipangkas hingga 73 miliar dolar AS. Program sosial seperti perumahan, kesehatan, hingga bantuan publik terancam kena imbas. Trump berdalih, dalam situasi perang, prioritas harus pada kekuatan militer. “Tidak mungkin kita mengurus semuanya sekaligus,” katanya.
Namun, langkah Trump langsung menuai kritik keras dari Partai Demokrat. Senator Patty Murray menilai kebijakan itu terlalu mengedepankan perang ketimbang kesejahteraan rakyat.
“Trump lebih memilih membiayai bom daripada keluarga Amerika,” sindirnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan prioritas yang keliru di tengah kondisi domestik yang juga membutuhkan perhatian serius. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya