Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gempa Dahsyat Goyang Venezuela
Korban Bergelimpangan, Bangunan Hancur Lebur
Jumat, 26 Juni 2026 07:30 WIB
Sebelumnya
Dukungan internasional mulai berdatangan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapan negaranya membantu Venezuela menghadapi bencana tersebut.
"Kami siap, bersedia, dan mampu membantu," tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.
Pemerintah AS juga langsung mengaktifkan mekanisme bantuan bencana dan menyiapkan personel pencarian dan penyelamatan, bantuan medis, serta logistik kemanusiaan untuk mendukung operasi tanggap darurat. "Kami akan ada untuk sahabat baru dan hebat kami. Laporan awal tidak baik," tegas Trump.
Selain AS, China juga menyatakan siap memberikan bantuan kepada Venezuela.
Baca juga : Di Sidang Perdana, Mantan Ketua Ombudsman Didakwa Terima Suap 4,8 M
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan, Beijing akan melakukan segala upaya yang memungkinkan untuk membantu Venezuela menghadapi dampak bencana.
Spanyol juga menjadi salah satu negara yang menyatakan akan menyalurkan bantuan ke Venezuela. Selain mengumumkan penyaluran bantuan, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, turut menyampaikan dukungan kepada Venezuela.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, mengatakan Madrid siap mengirimkan bantuan darurat apa pun yang dibutuhkan untuk mendukung upaya penanganan bencana di Venezuela.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela dalam kondisi aman. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Caracas telah melakukan pemantauan secara intensif sejak gempa terjadi.
Baca juga : Badiul Hadi: Jangan Sampai Untuk Mengaburkan Jejak
"KBRI Caracas telah memastikan seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak tiga orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat," kata Heni dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).
Selain memastikan keselamatan WNI, KBRI Caracas juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas diplomatik Indonesia di Venezuela. Hasilnya, gedung KBRI Caracas maupun Wisma Duta tidak mengalami kerusakan signifikan.
"Seluruh staf dalam keadaan selamat," ujarnya.
KBRI Caracas juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta membuka jalur komunikasi darurat guna memantau perkembangan situasi dan memperbarui kondisi WNI secara berkala.
Baca juga : Lucy Kurniasari: Usulan Ini Mulia, Tapi Tidak Mudah
"Pemerintah Indonesia menyampaikan duka yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Venezuela atas musibah ini, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat," tutur Heni.
Kemlu mengimbau seluruh WNI yang berada di Venezuela agar tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat.
"Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Caracas di +58 4120217263 atau +58 4122340100, maupun Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di +62 812-9007-0027," pungkasnya. [BYU/UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya