Dark/Light Mode

Turki-ASEAN Siap Masuki Era Kemitraan Baru

Rabu, 1 Juli 2026 12:26 WIB
Duta Besar Turki untuk Indonesia Talip Kucukcan berbicara di ASEAN-Türkiye Forum in Jakarta, Senin (29/6/2026). (Foto Kedutaan Besar Turki Jakarta)
Duta Besar Turki untuk Indonesia Talip Kucukcan berbicara di ASEAN-Türkiye Forum in Jakarta, Senin (29/6/2026). (Foto Kedutaan Besar Turki Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah ketidakpastian geopolitik global, Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai ibu kota diplomasi Asia Tenggara. Forum perdana ASEAN–Turki yang digelar di Jakarta, Senin (29/6/2026), menjadi penanda dimulainya babak baru hubungan kedua kawasan.

Forum yang diinisiasi Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) bersama Kedutaan Besar Turki di Jakarta itu membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi, keamanan, ketahanan energi, hingga digitalisasi. Pertemuan ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong Turki naik kelas menjadi Mitra Dialog Penuh ASEAN.

Bukan sekadar forum diplomatik, pertemuan bertema Bridges of Progress: Advancing ASEAN-Türkiye Cooperation across Economy, Security, Sustainability, Peacebuilding, and Digitalization itu menjadi cetak biru kemitraan jangka panjang antara ASEAN dan Turki.

"ASEAN merupakan salah satu kawasan paling dinamis di dunia, sementara Türkiye memiliki posisi strategis yang unik sebagai penghubung Eropa, Asia, dan Timur Tengah," ujar Presiden ERIA Tetsuya Watanabe mengatakan, ASEAN merupakan salah satu kawasan paling dinamis di dunia, sementara Turki memiliki posisi strategis sebagai penghubung Eropa, Asia, dan Timur Tengah, dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Turki di Jakarta.

Baca juga : Sowan Ke UAS, Mardiono Minta Masukan Tugas Kenegaraan Dan Perjuangan PPP

Optimisme serupa disampaikan Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN Talip Kucukcan. Menurutnya, forum tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan kedua kawasan.

"Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen kami untuk melembagakan visi kerja sama bersama dan membawanya ke tingkat yang lebih tinggi," tegas Kucukcan.

Dari tiga sesi diskusi yang diikuti para pakar dan pejabat tinggi, lahir sejumlah rekomendasi strategis.

Pertama, memperdalam kemitraan strategis. Turki dinilai telah melampaui statusnya sebagai Mitra Dialog Sektoral. Karena itu, forum mengusulkan keterlibatan Ankara dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), blok perdagangan terbesar di dunia yang diprakarsai ASEAN. Selain itu, peran Turki di forum pertahanan ASEAN Defence Ministers' Meeting-Plus (ADMM-Plus) juga didorong untuk diperkuat.

Baca juga : Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Kehutanan Berkelanjutan

Kedua, memperkuat kolaborasi di sektor energi dan mineral kritis. Sebagai koridor energi yang menghubungkan berbagai kawasan, Turki dinilai berpotensi menjadi mitra penting ASEAN dalam transfer teknologi, riset bersama, serta penguatan rantai pasok energi dan pengelolaan mineral kritis. Agenda ini sejalan dengan kebijakan hilirisasi industri yang tengah digencarkan Indonesia.

Ketiga, mempercepat transformasi digital. Forum mengusulkan pembentukan kerangka verifikasi identitas mikro atau micro-credential bersama bagi tenaga kerja kedua kawasan untuk menjawab tantangan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, dibahas pula pembentukan pusat pengembangan talenta digital dan penyelenggaraan Forum Pemuda ASEAN–Turki secara rutin.

Hubungan ASEAN dan Turki telah berkembang dalam lebih dari satu dekade terakhir. Turki menandatangani Treaty of Amity and Cooperation (TAC) pada 2010, membuka misi diplomatik khusus untuk ASEAN di Jakarta pada 2011, dan memperoleh status Mitra Dialog Sektoral pada 2017.

Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN untuk Masyarakat Ekonomi ASEAN Satvinder Singh menilai, dinamika geopolitik global membuat hubungan ASEAN-Turki semakin relevan.

Baca juga : Said Iqbal Siap Bantu Prabowo Kebijakan Soal Kesejahteraan Pekerja

"Hari ini kita tidak hanya merayakan pencapaian yang telah diraih, tetapi juga harus memikirkan bagaimana membawa kemitraan ini ke tingkat yang lebih strategis," ujarnya.

Setelah mengajukan diri sebagai Mitra Dialog Penuh ASEAN pada 2024, forum perdana di Jakarta ini dipandang sebagai momentum penting untuk mempercepat langkah Turki meraih status tersebut.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.