Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PM Dan Menlu Australia Sampaikan Ucapan HUT ke-81 RI Dan Belasungkawa Bagi NTT
Selasa, 18 Agustus 2026 16:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebagai negara tetangga, Australia tidak melupakan Indonesia di peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese memberikan ucapan selamat dan tak lupa menyampaikan belasungkawa mendalam atas bencana gempa bumi yang melanda kawasan timur Indonesia (Nusa Tenggara Timur/NTT).
Pernyataan ini disampaikan Albanese saat memberikan pidato di Parlemen Australia, Canberra, Senin (17/8/2026). Albanese menegaskan komitmen negaranya untuk mendampingi Indonesia di tengah masa sulit akibat bencana alam yang menelan puluhan korban jiwa dan ratusan korban luka-luka tersebut.
"Atas nama Pemerintah dan rakyat Australia, saya menyampaikan simpati mendalam kepada semua pihak yang terdampak oleh peristiwa tragis ini," ujar Albanese.
Albanese turut menyoroti arti penting peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia bagi kawasan Indo-Pasifik.
Baca juga : Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pembinaan Atlet Muda
Albanese mengatakan, hubungan bilateral Australia dan Indonesia sangat penting. Rakyat Australia bangga menjadi salah satu pihak pertama yang mengakui berdirinya Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan merdeka.
Negeri Kanguru itu mengumumkan pengakuan de facto terhadap Pemerintah Indonesia pada 9 Juli 1947, dan tak lama kemudian—ketika Belanda melancarkan serangan militer besar-besaran yang pertama terhadap republik yang telah merdeka itu—Australia membawa persoalan tersebut ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Dahulu sebagaimana hari ini, kedamaian, keamanan, dan stabilitas Australia bergantung pada keamanan kawasan kita, dan pada gilirannya bergantung pada Indonesia yang bersatu, stabil, dan berdaulat," katanya.
Albanese juga menyinggung penandatanganan Perjanjian Keamanan Bersama Indonesia-Australia (Jakarta Treaty) yang dilakukannya bersama Presiden Prabowo Subianto awal 2026.
Baca juga : KJRI Perth Apresiasi 56 Siswa Berprestasi Bahasa Indonesia Di Australia Barat
Menurutnya, kesepakatan tersebut mempertegas komitmen Australia dalam menghormati kedaulatan NKRI sebagaimana diatur dalam Perjanjian Lombok 2006.
"Perjanjian tersebut memperjelas bahwa cara terbaik untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan kita adalah dengan bertindak bersama," kata PM Australia.
Tak lupa, Presiden dari Partai Buruh itu menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan ke-81 untuk Indonesia.
"Saya menyampaikan harapan terbaik dan ucapan selamat yang tulus kepada negara tetangga kita atas peringatan hari jadi ini," pungkasnya.
Baca juga : Dubes Rod Brazier Dukung Program Indonesia Sehat Lewat Leimena Conference 2026
Hal senada disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Penny Wong. "Saya bersama dengan Perdana Menteri Australia turut menyampaikan rasa duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa, serta menyampaikan simpati kami kepada semua pihak yang terdampak oleh peristiwa tragis ini," ucapnya.
Direktur Operasi Basarnas Bramantyo melaporkan sampai dengan hari ketiga kemarin, Senin, 17 Agustus 2026 pukul 23.30, tercatat bahwa total korban dalam bencana gempa bumi di Provinsi NTT mencapai sebanyak 202 orang. Yakni tercatat bahwa korban meninggal dunia 70 orang, korban luka-luka 132 orang, kemudian korban luka berat 40 orang dan luka ringan 92 orang.
"Kami berdiri bersama Pemerintah dan rakyat Indonesia di masa-masa sulit ini. Hari ini juga menandai peringatan hari ulang tahun ke-81 kemerdekaan Indonesia, dan kami mengucapkan selamat kepada sahabat-sahabat kami di Indonesia atas peringatan ini," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya