Dark/Light Mode

Kemlu: Sentralitas ASEAN Tidak Tergoyahkan

Mesra Di Kremlin, Putin Dan Presiden Myanmar Bestie

Jumat, 21 Agustus 2026 06:10 WIB
Presiden Myanmar Min Aung Hlaing (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Selasa (18/8/2026). AP PHOTO/Alexander Zemlianichenko.
Presiden Myanmar Min Aung Hlaing (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Selasa (18/8/2026). AP PHOTO/Alexander Zemlianichenko.

 Sebelumnya 
Min Aung Hlaing menyatakan komitmen Myanmar menjadi sekutu dan mitra terpercaya Rusia di Asia Tenggara.

“Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan dan kerja sama Myanmar-Rusia telah mencapai tingkat terdekat dan tertinggi,” ujar Min Aung Hlaing.

Dia mengajak para pelaku usaha dari Rusia memanfaatkan potensi investasi pada proyek-proyek strategis. Salah satunya di Kawasan Ekonomi Khusus Dawei, kilang minyak dan sektor pertanian.

Baca juga : Syahrini Comeback, Bawa Kau Yang Utama

Tentu saja ajakan tersebut disambut baik oleh Putin. Moskow berkomitmen mendukung pembangunan dan keamanan di Myanmar. Termasuk pengembangan proyek energi nuklir skala kecil, eksplorasi gas alam cair (LNG), hingga kerja sama teknologi tinggi dan luar angkasa.

Pertemuan keduanya diakhiri dengan upacara penandatanganan 12 kesepakatan kerja sama strategis (Memorandum of Understanding/MoU).

Sementara, Pemerintah Indonesia memastikan posisi ASEAN konsisten. Penyelesaian isu Myanmar pada koridor kesepakatan lima poin (Five-Point Consensus).

Baca juga : Kepuasan Rakyat AS ke Trump Nyungsep

“Hal tersebut dipastikan tidak serta-merta langsung mempengaruhi sentralitas ASEAN,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yvonne Mewengkang dalam press briefing di Kemlu, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Bagi Indonesia, kata dia, sentralitas ASEAN diukur dari sejauh mana organisasi kawasan tersebut mampu mengambil peran kunci dalam menyelesaikan berbagai dinamika regional, khususnya krisis di Myanmar. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Jumat, 21 Agustus 2026 dengan judul "Kemlu: Sentralitas ASEAN Tidak Tergoyahkan Mesra Di Kremlin, Putin Dan Presiden Myanmar Bestie"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.