Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perkuat Penyuluh Pertanian, Amran-Tito Terbitkan Surat Edaran Bersama
- Kemenekraf Dorong Daya Saing Produk Lokal Lewat Workshop Sinergi Desain
- ILeague Kecam Kekerasan Terhadap Persib U-18 di Rest Area Batang
- Persib Kecam Penyerangan Rombongan EPA U18
- Man United Vs Atletico Madrid, Waspada Tren Positif Tuan Rumah
Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Minta Jemaah Umrah & WNI Di Saudi Waspada
Senin, 12 Oktober 2026 12:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jemaah umrah, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha meminta WNI tetap tenang, menjaga keselamatan diri, serta mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi. WNI juga diimbau menghindari lokasi yang berpotensi rawan dan membatasi aktivitas yang tidak mendesak, terutama di kawasan yang terdampak perkembangan situasi keamanan.
“Kami mengimbau WNI di Arab Saudi, termasuk jemaah umrah, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Hindari lokasi rawan, patuhi aturan yang berlaku, serta ikuti arahan otoritas setempat. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Ichsan di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Baca juga : Kemenhaj Perkuat Integrasi Data Kependudukan dalam Penyelenggaraan Haji
Ichsan juga mengingatkan WNI agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan tidak menyebarluaskan kabar yang berpotensi menimbulkan keresahan. Masyarakat diminta mengutamakan informasi resmi sebagai acuan dalam menentukan aktivitas maupun perjalanan selama berada di Arab Saudi.
Bagi jemaah umrah yang masih berada di Arab Saudi, Kemenhaj meminta mereka tetap berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), memantau informasi perjalanan, serta mengikuti arahan keselamatan dari otoritas setempat.
Penyelenggara perjalanan juga diharapkan memastikan kondisi jemaah tetap terpantau dan menyampaikan informasi penting secara berkala, terutama jika terdapat perubahan situasi yang dapat memengaruhi aktivitas maupun perjalanan jemaah.
Baca juga : Ongkos Haji 2027 Turun, Pelayanan Harus Maksimal
Sementara itu, bagi jemaah yang belum berangkat ke Arab Saudi, Kemenhaj mengimbau mereka terus memantau perkembangan situasi dan informasi resmi terkait perjalanan. Jemaah diminta berkoordinasi dengan PPIU untuk memastikan jadwal, status penerbangan, serta kesiapan keberangkatan.
“Kami meminta jemaah yang belum berangkat untuk terus berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan dan memastikan informasi keberangkatan melalui sumber resmi. Ikuti arahan pemerintah dan jangan ragu meminta penjelasan kepada penyelenggara apabila ada perubahan jadwal atau ketentuan perjalanan,” kata Ichsan.
Kemenhaj turut mengimbau WNI untuk memantau informasi dan arahan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, serta Kementerian Luar Negeri.
Baca juga : Cegah Calo Haji, Tito Perkuat Verifikasi Jemaah Berbasis Data Dukcapil
Kemenhaj menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku selama situasi keamanan di kawasan Timur Tengah masih berkembang. Seluruh WNI, khususnya jemaah umrah, diminta mengutamakan keselamatan, menghindari lokasi yang berpotensi membahayakan, dan mengikuti arahan otoritas setempat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya