Dark/Light Mode

Karhutla Bromo Makan Korban Jiwa, Kemlu UEA Sampaikan Solidaritas untuk RI

Senin, 19 Oktober 2026 10:06 WIB
Korban jiwa karhutla Bromo siap dievekuasi. (Foto BNPB)
Korban jiwa karhutla Bromo siap dievekuasi. (Foto BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan solidaritas mendalam kepada Republik Indonesia atas musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, yang juga memakan korban jiwa.

Pernyataan simpati antarnegera sahabat tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri (MoFA) UEA.

"Kementerian Luar Negeri UEA menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam kepada keluarga para korban, serta kepada Pemerintah dan seluruh rakyat Republik Indonesia atas tragedi ini," tegas MoFA UEA dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026). 

Baca juga : Dubes Uni Emirat Arab AlDhaheri Gelar Pameran Buku Rayakan 50 Tahun Kemitraan

Tragedi memilukan di kawasan itu menewaskan empat orang petugas pemadam dan relawan dilaporkan gugur saat berjuang menjinakkan kobaran api. Selain itu, dua orang lainnya mengalami luka bakar berat dan harus dilarikan ke RSUD dr. Soetomo Surabaya.

Para korban terjebak saat kobaran api meluas dengan cepat akibat tiupan angin kencang dan tebalnya asap di lokasi kejadian.

Dampak kebakaran hebat ini juga memaksa Balai Besar TNBTS menutup total akses wisata ke area Penanjakan Gunung Bromo sejak Sabtu (17/10/2026) malam.

Baca juga : Bromo Kebakaran Lagi, Padang Savana dan Bukit Teletubbies Hangus

Di lokasi berbeda, tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil mengevakuasi lebih dari 110 pendaki yang sempat terjebak karhutla di kawasan Gunung Arjuno, Jawa Timur.

Melalui pernyataan resminya, Pemerintah UEA kembali menegaskan dukungannya bagi Indonesia di masa-masa sulit ini.

"Kementerian Luar Negeri UEA menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada keluarga para korban, serta kepada Republik Indonesia dan rakyatnya atas tragedi ini," pungkas pernyataan itu. 

Baca juga : Bertahun-tahun Nggak Pernah Akur, Aljazair-UEA Putus Hubungan Diplomatik

Meskipun berbeda pengelola, Gunung Arjuno dan TNBTS tergabung dalam satu kesatuan wilayah ekologis yang lebih luas yaitu Cagar Biosfer Bromo Tengger Semeru-Arjuno yang ditetapkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.