Dark/Light Mode

Meski Sudah Geber Vaksinasi 1 Miliar Dosis

China Siaga Hadapi Corona Versi India

Selasa, 22 Juni 2021 05:16 WIB
Warga Foshan, China selatan mengantre vaksin dosis kedua. (Foto : Yahoonews).
Warga Foshan, China selatan mengantre vaksin dosis kedua. (Foto : Yahoonews).

 Sebelumnya 
Dua vaksin Sinopharm memi­liki tingkat kemanjuran masing-masing 79 persen dan 72 persen. Sedangkan kemanjuran keselu­ruhan untuk CanSino menca­pai 65 persen setelah 28 hari. Rata-rata vaksin buatan China membutuhkan dua dosis.

Kantor berita Xinhua melaporkan, China akan memproduksi lebih dari tiga miliar dosis vaksin tahun ini.

Baca juga : Menkes Yakin Vaksinasi 1 Juta Per Hari Tercapai Awal Juli

Meski demikian, otoritas kesehatan Negeri Panda itu belum mengatakan kapan China akan mencapai kekebalan komuni­tas atau berapa proporsi dosis vaksinnya yang akan dijual ke luar negeri.

Vaksinasi di negara itu sempat berjalan lambat karena kurang­nya transparansi dan skandal yang menyebabkan resistensi di kalangan warga. Padahal, pihak berwenang telah menetapkan target ambisius untuk memvak­sinasi penuh 40 persen dari ham­pir 1,4 miliar penduduk negara itu pada akhir bulan ini.

Baca juga : Jokowi Minta Vaksinasi Di Stasiun Dan Terminal Dipercepat

Beberapa provinsi juga me­nawarkan vaksin gratis dan se­jumlah bonus, demi mendorong warga mereka agar menjalani vaksinasi. Di Provinsi Anhui misalnya, pemeritah memberi­kan telur gratis bagi warga yang mau divaksin, sementara di Beijing diberikan kupon be­lanja.

China juga telah mulai mem­vaksinasi warga di bawah usia 18 tahun. Upaya lainnya untuk menyiasati warga yang masih enggan divaksin, China memi­liki strategi jitu, yakni sistem satu partai yang bisa mencakup segalanya dalam jangkauan dan tindakan. Serta birokrasi yang luas yang dapat dimobilisasi dengan cepat, seperti dilansir dari CNN. [PYB]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.