Dark/Light Mode

Geostrategi IPDN: Pelopor Pancasila Dan Penggerak Revolusi Mental

Jumat, 2 Agustus 2024 07:26 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

 Sebelumnya 
Korupsi merupakan salah satu masalah terbesar yang menghambat kemajuan Indonesia, dan keberadaan pamong praja yang berintegritas tinggi sangat di­perlukan untuk memerangi praktik ini. Lulusan IPDN, ­dengan bekal nilai-nilai Pancasila dan revolusi mental, diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi di berbagai tingkatan pemerintahan.

Selain itu, lulusan IPDN juga diharapkan mampu mengatasi masalah birokrasi yang lamban dan pelayanan publik yang kurang efisien. Birokrasi yang lamban seringkali menjadi penghambat utama dalam pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah. Dengan kemampuan manajerial dan pemahaman yang mendalam tentang tata kelola pemerintahan, lulusan IPDN dapat memainkan peran penting dalam mempercepat proses birokrasi dan meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

Baca juga : Geopolitik IPDN Melahirkan Lulusan Perekat Bangsa

Mereka diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip good governance yang akan memperbaiki kinerja birokrasi secara keseluruhan. Pelayanan publik yang efektif dan efisien merupakan salah satu indikator utama keberhasilan pemerintahan. Dengan lulusan IPDN yang berkompeten, pemerintah diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Ini termasuk peningkatan akses dan kualitas layanan di berbagai sektor ­seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Jadi jelaslah bahwa geostra­tegi IPDN dalam mencetak ­lulusan sebagai pelopor Panca­sila dan penggerak revolusi mental memiliki dampak jangka panjang terhadap pemerintahan dan masyarakat Indonesia. ­Dengan lulusan yang berkompeten dan berintegritas, IPDN berkon­tribusi pada terciptanya peme­rintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca juga : Geostrategi Sistem Pertahanan Poros Maritim Dunia

Lulusan IPDN yang me­mahami dan mengamalkan ­nilai-nilai Pancasila, diharapkan mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadi contoh teladan bagi generasi muda. Maka sebagai penggerak revolusi mental, mereka berperan penting dalam mendorong perubahan positif di berbagai sektor pemerintahan, memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dilaksanakan berorientasi pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.

Prof. Dr. Ermaya ­Suradinata, SH, MH, MS, adalah Gubernur/Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) periode ­2015-2018, seorang ­Gubernur pertama dan terakhir yang menjabat dalam IPDN.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.