Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (74)
Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Gazali
Jumat, 7 November 2025 05:44 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
Sebelumnya
Mukāsyafah merupakan tujuan akhir bagi para pencari kebenaran dan mereka yang berkeinginan menegakkan keyakinan di atas kepastian. Kepastian mutlak tentang suatu kebenaran hanya dapat dicapai ketika roh tidak lagi terselubung oleh khayalan dan pikiran manusia. (Lihat: Muqaddimah Ihya’ ‘Ulum al-Din).
Kecerdasan spiritual, menurut Al-Gazali, dapat diperoleh melalui wahyu dan/atau ilham. Wahyu adalah “kata-kata” yang menggambarkan hal-hal yang tidak dapat dilihat secara umum, diturunkan oleh Allah kepada Nabi-Nya untuk disampaikan kepada umat sebagai petunjuk. Sedangkan ilham merupakan bentuk “pengungkapan” (mukāsyafah) kepada individu yang disampaikan langsung ke dalam batin seseorang.
Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Fazari
Al-Gazali tidak membatasi ilham hanya untuk para wali, tetapi juga bagi siapa pun yang Allah kehendaki. Baginya, tidak ada perantara antara manusia dan Pencipta-Nya. Ilham diserupakan dengan cahaya yang jatuh di atas hati yang murni, bersih, dan lembut.
Karena itu, Al-Gazali tidak setuju jika ilham diterjemahkan sebagai “intuisi”. Ilham berada di wilayah supraconsciousness (kesadaran di atas nalar), sedangkan intuisi hanya berada di wilayah subconsciousness (bawah sadar). Allah SWT sewaktu-waktu dapat mengangkat tabir yang membatasi Diri-Nya dengan makhluk-Nya.
Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Razi
Ilmu yang diperoleh secara langsung dari Allah SWT inilah yang disebut oleh Al-Gazali sebagai ‘ilm alladunnī. (Lihat karyanya: Risālah al-Ladunniyyah).
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Jumat, 7 November 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (74) Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Gazali"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya