Dark/Light Mode

Harapan Dunia terhadap Indonesia: Chile (1)

Sabtu, 15 November 2025 05:35 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Chile adalah sebuah negara yang terletak di sebelah barat daya Benua Amerika Selatan, di antara Pegunungan Andes dan Samudra Pasifik. Negara republik (República de Chile) ini meraih kemerdekaannya dari Spanyol pada 18 September 1810, dengan ibu kota Santiago.

Chile berpenduduk sekitar 17.800.000 jiwa (2004), menggunakan bahasa Spanyol, dan memiliki komposisi penduduk beragama Katolik terbesar (70 persen), disusul Protestan (15 persen), Islam (0,03 persen), Ateis (8,3 persen), dan lainnya (6,67 persen). Negara ini memiliki empat musim, yaitu Musim Gugur (Maret–Mei), Musim Dingin (Juni–Agustus), Musim Semi (September–November), dan Musim Panas (Desember–Februari).

Perbedaan waktu dengan Indonesia (WIB) adalah +10 jam. Chile juga memiliki salah satu garis pantai terpanjang di dunia, yaitu 4.300 km.

Baca juga : Mungkinkah Indonesia Menjadi Kiblat Peradaban Dunia Islam (2)

Pada 20–21 Oktober 2016, Chile menjadi tuan rumah pelaksanaan XXI FORO IBEROAMERICANO, sebuah forum penjaminan keuangan dunia yang dihadiri negara-negara dari berbagai kawasan. Indonesia dan Jepang terpilih sebagai perwakilan dari Asia.

Indonesia sendiri diwakili oleh PT Jamkrindo, BUMN yang bergerak dalam bidang penjaminan. Penampilan delegasi Indonesia serta citra stabilitas ekonomi dan politik Indonesia mendapat perhatian khusus. Satu-satunya negara yang secara khusus diagendakan untuk menandatangani MoU oleh negara tuan rumah adalah Indonesia.

Di antara para pembicara dari berbagai negara, banyak yang menyinggung keberhasilan Indonesia melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang didukung penuh oleh pemerintah.

Baca juga : Mungkinkah Indonesia Menjadi Kiblat Peradaban Dunia Islam (1)

Sebagai anggota delegasi, penulis merasa sangat bangga karena Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang tidak mengalami dampak krisis moneter global, berkat kepiawaian dan kekompakan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Salah satu keunikan lain yang diperkenalkan oleh delegasi Indonesia adalah Jamkrindo Syariah. Banyak negara tampak penasaran dan ingin memahami substansi serta program Jamkrindo Syariah.

Sejumlah peserta menanyakan kepada penulis apakah syariah memiliki konstruksi tersendiri dalam perekonomian, khususnya dalam bidang penjaminan, selain aspek etika dan moralnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.