Dark/Light Mode
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Di AS sendiri yang dikenal sebagai salah satu negara demokrasi paling tua tetap menghargai etika survey dan penelitian. Itu bukan hanya dalam bidang ilmu-ilmu social, tetapi juga ilmu-ilmu eksakta. Masih ingat kehebohan penelitian dalam dunia biologis, yang melahirkan kambing rekayasa genetic khusus yang kemudian lahir dan diberi nama Dolly. Serta merta para ilmuan dan tokoh agama di AS melarang diterapkan teori itu ke manusia dan sampai sekarang memang belum ada yang berani menerapkannya ke dalam genetik manusia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.