Dark/Light Mode

Taro Rangers Family Andenture Ajak Berburu Kebaikan Di Bulan Ramadan

Rabu, 19 Maret 2025 20:17 WIB
Taro menggelar Taro Rangers Family Adventure dengan mengundang semua kalangan mulai dari anak-anak, para orang tua serta puluhan anak yatim piatu. (Foto: Dok. Taro)
Taro menggelar Taro Rangers Family Adventure dengan mengundang semua kalangan mulai dari anak-anak, para orang tua serta puluhan anak yatim piatu. (Foto: Dok. Taro)

RM.id  Rakyat Merdeka - Umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal dan kebaikan, begitu juga di bulan Ramadan.

Ramadan juga menjadi sarana yang tepat untuk mempererat hubungan antar manusia, menanamkan nilai-nilai moral dalam keluarga, sekaligus membentuk karakter yang baik kepada anak-anak agar memiliki rasa kepedulian terhadap sesama. 

Hal inilah yang dilakukan Taro. makanan ringan legendaris yang telah 40 tahun menginspirasi berbagai generasi di Indonesia ini menghadirkan program Taro Hunt Ramadan (THR): “Petualangan Berburu Kebaikan”. 

Taro yang diproduksi PT FKS Food Sejahtera, menggelar Taro Rangers Family Adventure dengan mengundang semua kalangan mulai dari anak-anak, para orang tua serta puluhan anak yatim piatu. 

Ratusan anak bermain dan belajar sambil bertualang bersama melalui kegiatan experriental learning yang sangat seru di sebuah wahana bermain Youreka, di dalam Mall Kuningan City, Jakarta Selatan. 

Bagi para orang tua, Taro yang juga menggandeng Parentalk mengadakan seminar dan talkshow mengenai pendidikan dan pengasuhan anak dengan mengangkat tema “5 Dasar Budi Pekerti Berpetualang Bersama Anak.” 

Baca juga : Asuransi Jasindo Berkontribusi Dalam Sobat Aksi Ramadan 2025

VP-Head of Marketing FKS Food Sejahtera, Riza Arief Rahman mengatakan, Taro memahami bahwa peranan orang tua dan keluarga sangat penting dalam pembentukan karakter anak di masa depan. 

Karena itulah, menurut Riza, Taro bersama Youreka mengajak orang tua untuk berpetualang bersama anak-anak mereka dengan menghadirkan Taro Rangers Family Adventaro agar menjadi pengalaman interaktif yang bisa mempererat hubungan orang tua dan anak.

“Dengan gaya parenting yang berpetualang orang tua itu bisa tumbuh bersama anaknya. Tidak hanya anaknya yang tumbuh, tapi orang tuanya juga ikut tumbuh menjadi pribadi yang lebih memahami anaknya dan menjadi orang tua yang lebih baik tentunya,” kata Riza, Rabu (19/3/2025). 

Bertepatan dengan Ramadan, Taro juga mengajak keluarga Indonesia untuk menanamkan salah satu nilai dasar budi pekerti kepada anak-anak dan suatu saat akan membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari, yaitu kepedulian. 

Karena itulah puluhan anak-anak yatim turut diundang untuk ikut merasakan kegembiraan sekaligus bermain sambil belajar dan berpetualang di wahana bermain Youreka. 

Founder Youreka Kids Farm, Michael Ruly mengungkapkan, arena bermain Youreka memang memberi ruang interaktif bagi anak dan keluarga untuk bereksplorasi, bereksperimen dan belajar hal-hal baru dengan cara yang menyenangkan.

Baca juga : Dubes China Wang Lutong Gelar Bukber & Beri Santunan Ramadan

Michael menambahkan, melalui tempat bermain yang seru dan penuh petualangan, Youreka menekankan pada pentingnya aspek pembelajaran dan nilai kehidupan.

“Di sini kita memang pendekatannya lebih ke arah permainan yang sensorik dan motorik. Ternyata perkembangan sensorik dan motorik itu pada ujungnya saat anak-anak sudah besar akan membentuk karakter mereka," ujar Michael.

Ia berharap, semangat petualangan yang tercipta di sini dapat terus berkembang dan menjadi bekal positif bagi anak-anak sampai di luar bulan Ramadan.

Certified Positive Discipline Parent Educator, Damar Wahyu Wijayanti  yang menjadi pembicara dalam seminar parenting pada acara tersebut memaparkan, kegiatan anak-anak yang dibungkus dalam bentuk yang menyenangkan seperti adventure sangat bermanfaat dan bisa diserap dengan mudah oleh anak-anak.

Karena dari segi perkembangan anak, tambah Damar, otak anak-anak sangat bisa menyerap sesuatu yang baru jika mereka dalam kondisi yang senang (happy).

“Jadi kalau misalnya tegang, merasa tidak aman atau merasa terancam, seperti misalnya diberi pelajaran tapi terlalu serius, hasilnya tidak akan sebagus kalau anak belajar dalam situasi yang relaks dan menyenangkan," ujar Damar.

Baca juga : Tekan Angka Penularan DBD, Penyebaran Nyamuk Berbakteri Wobachia Diperluas

Contohnya adalah belajar tentang sesuatu lewat permainan. Jadi itulah mengapa di dunia parenting dan pendidikan anak ada istilah bahwa pekerjaan anak adalah bermain.

Damar juga memaparkan tentang pentingnya menumbuhkan nilai-nilai dasar bagi anak-anak terutama saat bulan Ramadan seperti; kepedulian (compassion), dapat diandalkan (integrity), keberanian (courage), ketangguhan (resilience) dan kreatifitas (creativity). 

"Nilai-nilai dasar itu yang tidak hanya untuk membentuk kebiasaan baik bagi anak, namun juga akan membekali mereka dengan keterampilan jangka panjang dalam menghadapi kehidupan," pungkas Damar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.