Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Perluas Akses, Cipta Sarana Medika Optimalkan Pelayanan Pasien
Kamis, 8 Mei 2025 18:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Cipta Sarana Medika Tbk. atau DKHH merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas rumah sakit swasta, dengan fokus pada pelayanan kesehatan yang optimal dan berorientasi pada kepuasan pasien.
DKHH didirikan pada 17 September 2014 mengelola rumah sakit tipe C di lokasi strategis seperti Kedungwaringin, Sukatani, dan Cibadak, serta mengutamakan pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan sebagai strategi untuk memperluas akses dan meningkatkan loyalitas pasien.
Seluruh kegiatan operasional dijalankan dengan prinsip tata kelola yang baik, mencerminkan nilai sosial dan kemanusiaan yang diwariskan oleh Karlinah Djajaatmadja (lahir 30 Juli 1930) dan Umar Wirahadikusumah (Wakil Presiden RI ke-4, masa jabatan 1983–1988).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Karlinah yang aktif dalam kegiatan sosial dan penerima Satya Lencana Kebaktian Sosial (1982), mengamanatkan pendirian DKH Hospitals sejak 2020 di bawah naungan PT Siliwangi Djajakusumah Hospitals.
Sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan untuk memperkuat struktur permodalan, serta meningkatkan transparansi di hadapan publik, DKHH berencana melaksanakan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).
Langkah ini diambil tidak hanya untuk mendukung ekspansi usaha yang berkelanjutan, tetapi juga sebagai bentuk komitmen Perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
Baca juga : Pembekalan CPNS Setjen MPR, Siti Fauziah Tanamkan Nilai Kebangsaan & Adaptasi Teknologi
Pada IPO ini, DKHH menawarkan sebanyak 530.000.000 saham atau setara 20,78 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp50,- setiap saham yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp132 setiap saham.
Jumlah seluruh nilai IPO DKHH ini adalah sebesar Rp69.960.000.000,- (enam puluh sembilan miliar sembilan ratus enam puluh juta Rupiah).
Selain itu, DKHH juga menerbitkan sebanyak 265.000.000 Waran Seri I yang menyertai saham baru DKHH. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru.
Setiap pemegang 2 saham baru DKHH berhak memperoleh 1 Waran Seri I, setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru DKHH dengan harga pelaksanaan sebesar Rp155 setiap saham.
Jumlah seluruh Hasil Pelaksanaan Waran Seri I ini adalah sebanyak-banyaknya Rp41.075.000.000,- (empat puluh satu miliar tujuh puluh lima juta Rupiah).
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, akan digunakan untuk:
Baca juga : Wujudkan Asta Cita, Prabowo Revisi Aturan Pengadaan Barang Dan Jasa
1. Sekitar Rp612.000.000,- (enam ratus dua belas juta Rupiah) akan digunakan untuk belanja modal untuk merenovasi Rumah Sakit DKH Cibadak yang berlokasi di Jl. Siliwangi No 139, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Atas rencana renovasi ini akan dilakukan dengan menggunakan jasa pihak ketiga yang bukan merupakan pihak afiliasi Perseroan yaitu oleh PT Wyn Karya Perkasa.
2. Sekitar Rp40.760.000.000,- (empat puluh miliar tujuh ratus enam puluh juta Rupiah) akan digunakan untuk pembangunan gedung baru di sekitar area rumah sakit DKH Cibadak yang berlokasi di Jl Siliwangi No 139, Cibadak, Kabupaten Sukabumi,Jawa Barat.
3. Sekitar Rp3.618.784.000,- (tiga miliar enam ratus delapan belas juta tujuh ratus delapan puluh empat ribu Rupiah) akan digunakan untuk belanja modal berupa pembelian CT-Scan, serta alat medis dan non-medis yang akan digunakan di gedung baru Rumah Sakit DKH Cibadak yang berlokasi di Jl Siliwangi No. 139, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Seluruh pembelian ini akan dilakukan dengan pihak ketiga yang bukan merupakan pihak afiliasi Perseroan, yaitu PT D&V International Makmur Gemilang, yang akan dilakukan pemesanan melalui Purchase Order (PO) langsung setelah dana hasil penawaran umum perdana diterima oleh Perseroan, dengan estimasi barang diperoleh maksimal pada Q4 tahun 2025 sejalan dengan selesainya rencana pembangunan gedung 5 lantai Perseroan. Pelunasan atas pembelian ini akan dilakukan setelah seluruh barang diterima oleh Perseroan. 4. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja termasuk namun tidak terbatas pada biaya pemasaran dalam rangka peningkatan branding Perseroan serta pembayaran vendor obat/farmasi dengan mekanisme pembelian secara Purchase Order (PO). Dengan terlaksananya aksi korporasi ini, PT Cipta Sarana Medika Tbk semakin optimis untuk memperkuat posisi sebagai penyedia layanan kesehatan yang unggul dan terpercaya. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas pelayanan, menghadirkan inovasi di bidang kesehatan, serta menjaga standar kualitas layanan terbaik bagi seluruh pasien dan masyarakat.
Direktur Utama DKHH, Satria Muhammad Wilis, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pasar modal terhadap langkah korporasi ini.
Baca juga : Kolaborasi Alethea Sposa Dan Bejo Jahe Merah Ramaikan Panggung Mode Internasional
“Kami merasa terhormat dan bersyukur atas kepercayaan pasar modal yang resmi menerima DKHH, Kamis (8/5/2025,)," ujar Satria.
Satria menambahkan, pencatatan saham ini bukan garis finish, melainkan garis start baru.
"Berbekal dukungan para pemegang saham publik, kami akan memperluas akses layanan kesehatan bermutu di wilayah-wilayah yang masih underserved, sambil terus mengabdi kepada pasien dengan Dedikasi Sepenuh Hati,” ujar Satria dalam keterangannya, Kamis (8/5/2025).
Sebagai bagian dari strategi pasca-pencatatan, DKHH berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur layanan kesehatan, khususnya di daerah.
"Pasca pencatatan, fokus kami adalah menambah kapasitas dan membangun Centre of Excellence, serta memperkenalkan layanan spesialistik agar masyarakat di wilayah underserved tidak lagi harus ke kota besar," pungkas Satria.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya