Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
The Solitaire Kenalkan Bali Jadi Destinasi Bedah Estetik Dan Longevity
Sabtu, 3 Oktober 2026 18:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - The Solitaire memperkenalkan Bali sebagai salah satu destinasi layanan bedah estetik dan longevity berstandar internasional melalui ajang Art Jakarta 2026 yang berlangsung pada 2-4 Oktober 2026.
Melalui The Solitaire Transformation Lounge, pengunjung Art Jakarta diajak mengenal pusat bedah estetik dan longevity yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali.
Fasilitas tersebut mengusung konsep yang memadukan keahlian medis internasional dengan layanan perawatan yang dikurasi secara personal.
Kehadiran The Solitaire di Art Jakarta juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pilihan layanan medis berstandar internasional di dalam negeri.
Menurut data Kementerian Kesehatan yang dikutip The Solitaire, sekitar dua juta warga Indonesia berobat ke luar negeri setiap tahun dengan perkiraan pengeluaran mencapai Rp 176 triliun. Angka tersebut mencakup seluruh layanan kesehatan dan tidak secara khusus merujuk pada layanan bedah estetik.
Baca juga : Marko Dugandzic Jadi Rekrutan Terakhir Bali United
“Kami ingin menghadirkan akses yang lebih dekat pada para ahli internasional dan pengalaman perawatan yang dirancang secara personal di Bali. Art Jakarta menjadi momen untuk memperkenalkan visi itu,” kata General Manager Marketing The Solitaire Renny Hasibuan, Jumat (2/10/2026).
The Solitaire mengusung konsep sebagai House of Expertise dengan mengkurasi klinik dan tenaga ahli berdasarkan keahlian, pendekatan terhadap pasien, serta kualitas pengalaman perawatan.
Pada tahap awal, enam dari rencana 15 partner klinik diperkenalkan, yakni World Class Plastic Surgeons (WCPS), Hestia Women’s Clinic, Banobagi Plastic Surgery, Woori Plastic Surgery, Mojelim Hair Transplant, serta Biogenix Regenerative Medicine & Longevity.
Keenam partner tersebut memiliki bidang keahlian yang beragam, mulai dari bedah estetik, kesehatan perempuan, restorasi rambut, regenerative medicine hingga layanan longevity.
“Kami memilih partner dengan sangat hati-hati. Setiap pilihan di The Solitaire harus memiliki alasan yang jelas dan relevan bagi klien,” kata Renny.
Baca juga : BIH & SCVC Perkuat Layanan Jantung Lewat World Heart Day 2026
Banobagi dan Woori membawa keahlian bedah estetik dari Seoul ke Bali. Founder Banobagi and Woori Plastic Surgery Indonesia Yujin Hwang mengatakan, pihaknya menghadirkan dokter utama dan ahli bedah secara langsung untuk memberikan edukasi serta konsultasi kepada pasien.
“Kami menghadirkan chief doctors dan ahli bedah kami secara langsung. Edukasi, konsultasi, dan kesinambungan perawatan penting untuk membangun kepercayaan pasien Indonesia,” ujar Yujin.
Sementara itu, Founder sekaligus Medical Director WCPS Dr. Marco Faria Correa mengatakan teknologi berperan dalam membantu dokter memahami kondisi pasien dan merencanakan tindakan secara lebih presisi.
Menurut dia, hasil perawatan estetik idealnya tetap mempertahankan karakter alami dan identitas setiap individu. “Teknologi membantu kami memahami kondisi pasien secara lebih mendalam dan merencanakan setiap tindakan dengan presisi yang lebih tinggi. Kami percaya kecantikan mencapai level terbaiknya ketika sains bertemu dengan seni,” ujarnya.
Selain bedah estetik, The Solitaire memperluas layanan melalui pendekatan women wellness dan longevity science. Founder sekaligus Chief Medical Director Hestia Women's Clinic Dr. Hyeri Hong mengatakan, perawatan kesehatan perempuan perlu memperhatikan perubahan kondisi tubuh pada setiap tahap kehidupan.
Baca juga : Danamon Matsuri 2026 Padukan Budaya Jepang & Bali, Pererat Koneksi & Kolaborasi
“Peremajaan area intim merupakan bagian penting bagi kesehatan perempuan, terutama dalam menghadapi berbagai perubahan yang dapat terjadi di setiap tahap kehidupan. Melalui konsultasi yang personal, kami membantu perempuan memahami tubuhnya dan mengeksplorasi pilihan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Sementara itu, Founder and Medical Director Biogenix Regenerative Medicine & Longevity Australia and Asia Dr. Dominic Schaffner mengatakan konsep longevity kini berkembang dari sekadar memperpanjang usia menjadi upaya mempertahankan kualitas hidup dan performa tubuh.
“Longevity adalah new luxury. Bukan lagi sekadar tentang hidup lebih lama, melainkan tentang menjalani setiap tahunnya dengan kondisi terbaik, terlihat lebih baik, merasa lebih baik, dan tetap memiliki performa optimal,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya