Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Buka Akses Digital bagi Anak Disabilitas Netra di MotoGP Mandalika
- Kinerja Melesat, Bank Mandiri Buyback Saham Dan Tebar Dividen
- Mbappe Brace, Real Madrid Hajar RB Leipzig
- Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang, PSSI Sanksi Persija-Persita
- Madura United Vs Persib Bandung, Jadwal Padat Jadi Kendala
Ayah Mansuri Luncurkan Buku, Rangkul Anak-Anak yang Tumbuh Tanpa Ayah
Sabtu, 17 Oktober 2026 08:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Luka akibat ketidakhadiran sosok ayah tidak selalu terlihat, tetapi dapat membekas hingga seseorang tumbuh dewasa.
Berangkat dari realitas tersebut, Ayah Mansuri menghadirkan buku Kalau Lelah, Pulang ke Ayah, Nak! sebagai ruang pemulihan emosional bagi anak-anak yang tumbuh tanpa peran ayah atau fatherless.
Buku terbitan Gradien Mediatama dengan subjudul Untuk Anak yang Tumbuh Tanpa Peran Ayah ini diluncurkan di Function Room Gramedia Matraman, Jumat (16/10/2026).
Acara tersebut merupakan kolaborasi Rumah Istimewa, Rumah Mans, Penerbit Gradien Mediatama, Gramedia Matraman Jakarta, dan distributor Kawah Media.
Buku ini bukan sekadar kumpulan curahan hati, melainkan upaya menghadirkan ruang bagi pembaca untuk mengenali dan menerima luka masa lalu.
Mulai dari rasa rindu, marah, hingga rasa bersalah, pembaca diajak memahami bagaimana ketidakhadiran ayah dapat memengaruhi pola hubungan, kehidupan percintaan, serta kepercayaan diri ketika dewasa.
Dalam dua tahun terakhir, isu fatherless telah melahirkan berbagai karya dalam bentuk buku, film, dan media lainnya.
Salah satunya buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? karya Khoirul Trian yang diterbitkan Gradien Mediatama.
Baca juga : Luncurkan Buku, Rifyan Ridwan Saleh Deklarasi Maju Ketum PB HMI
Isu ini juga mendapat perhatian di dunia pendidikan, antara lain melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor.
Di tengah perhatian tersebut, Ayah Mansuri hadir dengan pendekatan yang dekat dengan generasi Z.
Melalui media sosial, ia dikenal sebagai sosok ayah daring atau ayah online bagi anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah yang menjalankan perannya.
Buku ini dilengkapi lembar aktivitas interaktif, seperti “Surat yang Tak Pernah Dikirim” dan daftar cek emosi.
Melalui fitur tersebut, pembaca tidak hanya diajak membaca, tetapi juga mengenali perasaan, mengekspresikan emosi, dan menjalani proses berdamai dengan pengalaman masa lalu.
Pesan utama buku ini tercermin dalam kutipan pada halaman 100: “Nak, sedalam apa pun luka yang ditinggalkan ayahmu, tolong jangan ikut menyakiti dirimu. Seburuk apa pun trauma yang pernah kamu terima dari ayahmu, tolong jangan ikut membenci dirimu. Kamu layak dicintai, kamu layak untuk sembuh, dan kamu layak untuk bahagia.”
Melalui tulisan-tulisannya, Ayah Mansuri berusaha menjadi figur yang menemani pembaca melewati berbagai fase kehidupan, mulai dari ketakutan, kehilangan, kegagalan, persoalan percintaan, hingga proses penyembuhan luka emosional.
Menjadi Pelukan bagi Anak-Anak Fatherless
Buku Kalau Lelah, Pulang ke Ayah, Nak! ditujukan bagi anak-anak yang kehilangan ayah karena kematian, ditinggalkan akibat perceraian atau kepergian ayah, maupun tumbuh bersama sosok ayah yang hadir secara fisik tetapi tidak menjalankan perannya.
Baca juga : Bappenas Luncurkan Buku MotoGP Mandalika
Buku ini juga menyasar mereka yang ingin bangkit dari trauma hubungan dengan ayah, merasa lelah menghadapi kehidupan sendirian, atau masih menunggu permintaan maaf dari sang ayah.
Konsep buku dibangun melalui tanggapan dan jawaban seorang ayah atas pertanyaan, keluhan, serta keputusasaan anak-anak fatherless.
Dengan bahasa sederhana, ilustrasi, dan halaman aktivitas untuk menulis jurnal atau journaling, buku ini dirancang agar mudah dipahami sekaligus memberikan ruang refleksi bagi pembaca.
Dalam sinopsisnya, Ayah Mansuri menyampaikan pesan hangat kepada para pembaca:
“Nak, kalau hidupmu terasa berat, pulang ke Ayah. Ada Ayah di sini. Ada Ayah di setiap lembaran-lembaran dalam buku ini yang akan memelukmu, anak-anakku. Melalui buku ini, Ayah ingin menemanimu di segala hal—tentang rasa takutmu, kehilangan, kegagalan, percintaan, hingga proses penyembuhan lukamu. Jika semasa hidup, kamu tumbuh tanpa ayah karena pergi, karena tiada, atau karena tak pernah benar-benar ada. Biarkan Ayah hadir dalam hidupmu lewat tulisan-tulisan ini. Izinkan aku menjadi ayahmu, ya? Peluk Ayah di buku ini, Nak!”.
Peluncuran Diisi Talkshow dan Sesi Berbagi Acara peluncuran buku berlangsung pada pukul 14.00–16.30 WIB.
Sejumlah kegiatan digelar, antara lain talkshow bersama penulis dan penerbit, sesi berbagi antara penulis dan pembaca, penandatanganan buku, foto bersama penulis, serta pembagian hadiah atau doorprize.
Buku Kalau Lelah, Pulang ke Ayah, Nak! merupakan buku pertama Ayah Mansuri yang diterbitkan Gradien Mediatama. Buku kategori pengembangan diri dalam seri keluarga (Self Improvement – Family Series) ini memiliki ukuran 13 x 19 sentimeter, terdiri atas 172 halaman, dan dibanderol dengan harga Rp 95.000. Buku tersebut terbit pada Oktober 2026.
Ayah Mansuri dan Perjalanan Rumah Istimewa
Baca juga : MPR Luncurkan Dua Buku Sejarah Konstitusi
Ayah Mansuri merupakan sosok yang menghadirkan diri sebagai figur ayah bagi anak-anak fatherless melalui media sosial.
Ia lahir dan tumbuh di pesisir Pulau Jawa, tepatnya di Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pada 2021, Ayah Mansuri mendirikan Yayasan Rumah Mans yang kini resmi berganti nama menjadi Rumah Istimewa.
Yayasan ini menjadi ruang aman untuk merangkul anak-anak agar terus bangkit, bertumbuh, dan mandiri tanpa merasa berkecil hati.
Hingga kini, Rumah Istimewa telah menaungi hampir 5.400 anak di berbagai wilayah Indonesia.
Buku Kalau Lelah, Pulang ke Ayah, Nak! didedikasikan Ayah Mansuri untuk anak-anak di Indonesia.
Karya ini sekaligus menjadi pengingat bagi para ayah agar terus mengasihi dan menjaga putra-putri mereka, sebab anak merupakan anugerah Tuhan yang selayaknya dirawat dan dilindungi dengan sebaik-baiknya.
Informasi lebih lanjut mengenai Ayah Mansuri dapat diakses melalui akun Instagram @masmansuri_ dan TikTok @mansuri_istimewa.mans.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya