Dark/Light Mode

Asuransi Kesehatan Prudential Syariah Komit Berikan Perawatan Jangka Panjang

Kamis, 5 November 2026 12:59 WIB
Foto: Dok. Prudential Syariah
Foto: Dok. Prudential Syariah

RM.id  Rakyat Merdeka - Ardiansyah telah menjadi Peserta Prudential Syariah sejak 2020. Kesadarannya mengenai pentingnya perlindungan tumbuh ketika ia mendampingi orang tuanya menjalani pengobatan diabetes.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa risiko kesehatan dapat datang kapan saja dan membutuhkan kesiapan finansial.

“Waktu itu saya mendampingi orang tua berobat dan melihat langsung biaya medis yang cukup mahal. Dari situ saya merasa perlu memiliki asuransi untuk berjaga-jaga,” ujar Ardiansyah.

Dua tahun setelah memiliki perlindungan, Ardiansyah didiagnosis menderita penyakit autoimun psoriasis. Kabar tersebut menjadi titik yang berat baginya karena kondisi itu membutuhkan waktu perawatan yang tidak singkat.

Pada tahap awal, Ardiansyah menjalani suntikan setiap bulan sebanyak 15 hingga 18 kali, dengan biaya untuk satu kali suntikan dapat mencapai sekitar Rp45 juta.

Baca juga : BSI & Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat di BSI International Expo 2026

Kini, sesuai arahan dokter, jadwal suntik dilakukan setiap dua bulan dan efektivitas terapinya masih terus dipantau.

Meski frekuensinya telah berkurang, besarnya biaya perawatan menunjukkan kebutuhan kesiapan finansial yang matang agar kestabilan ekonomi keluarga tetap terjaga.

“Perawatannya sudah berkali-kali dan biayanya cukup besar. Alhamdulillah, perlindungan Prudential Syariah membantu menanggung biaya perawatan yang saya jalani. Prosesnya juga mudah, mulai dari klaim, menjalani perawatan, hingga kepulangan dari rumah sakit,” katanya.

Di tengah proses yang panjang tersebut, kemudahan layanan membantu Ardiansyah dan keluarganya menjalani perawatan dengan lebih tenang.

Menurutnya, tenaga pemasar turut memberikan pendampingan, sementara layanan digital membantunya memantau informasi polis dan nilai tunai.

Baca juga : PRUCare 360 Syariah Bantu Peserta Kebutuhan Hidup di Usia Non-Produktif

Lili Yani Hasibuan, istri Ardiansyah, melihat perlindungan sebagai bentuk penjagaan bagi seluruh keluarga. Baginya, ketika pencari nafkah menghadapi risiko kesehatan, keluarga tidak hanya mengkhawatirkan kondisi orang yang dicintai, tetapi juga menghadapi risiko berkurangnya penghasilan serta kebutuhan biaya perawatan dalam waktu bersamaan.

“Kalau terjadi sesuatu pada suami sebagai pencari nafkah, setidaknya kami tidak perlu kembali memikirkan biaya kesehatannya. Perlindungan sangat membantu, baik untuk diri sendiri, pasangan, maupun anak-anak,” ujar Lili.

Pengalaman ini membuat Ardiansyah makin yakin bahwa perlindungan kesehatan ikut menjaga fondasi finansial keluarga.

Tanpa persiapan, biaya medis bisa menggerus tabungan dan rencana keuangan yang sudah dibangun.

Ikhtiar ini juga membawa semangat ta’awun atau tolong-menolong antar sesama Peserta melalui dana tabarru’, sehingga perlindungan menjadi bagian dari kepedulian bersama.

Baca juga : Prudential Syariah Raih 3 Penghargaan Prominent Awards 2026 Perkuat Perlindungan

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan, perawatan jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan sekaligus kondisi finansial keluarga.

"Karena itu," kami berupaya memastikan Peserta tidak menghadapi proses tersebut sendirian. Ketika perlindungan dipersiapkan, kami siaga dalam membantu dan menjaga, kapan pun dan dimana pun" ujar Vivin dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Ardiansyah mengajak masyarakat mempersiapkan perlindungan selagi sehat, bukan setelah penyakit muncul.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.