Dark/Light Mode

Puluhan Orang Terinfeksi Di Jakarta

Lelaki Penyuka Sesama Jenis Rawan Kena Mpox

Rabu, 25 September 2024 06:50 WIB
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. (Foto: KOMPAS.com/Tria Sutrisna)
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. (Foto: KOMPAS.com/Tria Sutrisna)

 Sebelumnya 
Sebagai praktisi kesehatan masyarakat, Ngabila menyarankan pasien Mpox positif sebaiknya langsung dilakukan skrining HIV dan Diabetes Meli­tus (DM). Begitu juga pada pasien HIV dan kelompok LSL rutin per bulan diskrining gejala Mpox.

“Sudah ada kolaborasi TB (Tuberkulosis) dengan program HIV dan DM, semua pasien TB wajib dilanjutkan pemeriksaan HIV dan DM. Pasien HIV ru­tin per bulan di skrining TB,” pungkasnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yudha Permana men­dorong Dinkes menggencarkan sosialisasi kewaspadaan dan edukasi terkait Mpox. Sehingga meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait gejala, cara penularan, cara pencegahan dan penanganan jika terpapar Mpox.

Baca juga : Tenis China Open 2024, Petenis Top Dunia Mundur

Yudha menyebut, sosialisasi dan edukasi dapat dilakukan oleh petugas Puskesmas di setiap wilayah bersama dengan Dasawisma, sehingga bisa lang­sung menyasar masyarakat.

“Kami minta edukasi dan sosialisasi tentang bagaimana penanggulangan dan antisipasinya (Mpox),” kata Yudha di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengimbau Dinkes meningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Salah satu­nya dengan menyiagakan ruang isolasi di seluruh RSUD untuk mengantisipasi adanya pasien Mpox yang perlu dirawat dan menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis.

Baca juga : Tamara Tyasmara, Sedikit Lega Mantan Dituntut Hukuman Mati

Sementara untuk warga Ja­karta, Yudha mengimbau agar hindari kontak dengan hewan yang dapat menjadi sarang virus. Termasuk menerapkan hidup bersih, serta terus meng­gunakan masker saat berada di luar ruangan.

Menurut data Dinkes, su­dah ada 59 kasus terkonfirmasi Mpox di wilayah DKI Jakarta periode 13 Oktober 2023 hingga 19 Agustus 2024. Sementara, berdasarkan persebaran kasus Mpox di Jakarta tahun 2024, terdapat 11 kasus Mpox yang tersebar di delapan kecamatan di Jakarta. Yakni, Ciracas, Grogol Petamburan, Jatinegara, Kebon Jeruk, Matraman, Pasar Minggu, Tanah Abang, dan Tanjung Priok. Seluruh kasus berada pada usia 21 sampai 50 tahun.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 25 September 2024 dengan judul Puluhan Orang Terinfeksi Di Jakarta, Lelaki Penyuka Sesama Jenis Rawan Kena Mpox

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.