Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Terjadi Saat Musim Hujan
Miris, Pompa Pengendali Banjir Dicuri Dan Rusak
Rabu, 13 November 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Teguh menuturkan, dengan tersedianya pompa air, sejumlah wilayah rawan terjadi genangan.
“Dampaknya pasti nanti akan luar biasa. Tidak hanya kemacetan, mungkin ada kejadian tak terduga yang lain,” jelas Teguh.
Teguh menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar lokasi bermasalah segera diperbaiki. Sehingga pompa air bisa beroperasi dengan normal.
Baca juga : Tim Garuda Siap Ladeni Samurai Biru
Teguh menambahkan, pihaknya akan mengambil berbagai langkah yang diperlukan agar kejadian ini tidak terulang.
Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat (Jakbar) menyebut, setiap setahun sekitar 10 persen pompa pengendali banjir rusak akibat sampah celana jeans dan ban. Di Jakbar ada 147 pompa stasioner.
Kepala Sudin SDA Jakbar, Purwanti Suryandari mengatakan, sampah tersebut masuk ke bagian dalam partitur pompa stasioner pengendali banjir. Sampah itu lalu melilit hingga merusak bagian baling-baling atau impeller pompa.
Baca juga : Kejutan, Alcaraz Tumbang
Dijelaskan Purwanti, di bagian dalam pompa stasioner ada komponen berbentuk kipas atau baling-baling pompa yang modelnya seperti impeller. Sampah yang terlilit di baling-baling itu menyebabkan kerusakan pompa dan dapat menghambat upaya penanganan banjir.
Namun, ditegaskan Purwanti, pihaknya sudah melakukan perbaikan kerusakan pompa tersebut.
“Setiap pompa yang rusak, kami langsung perbaiki,” ujarnya.
Baca juga : Bunga Citra Lestari, Temani Tiko Ajeb-Ajeb
Untuk perbaikan pompa, Sudin SDA Jakbar memiliki petugas mekanik dan elektrik bengkel (PMEB) yang disiagakan.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 13 November 2024 dengan judul Terjadi Saat Musim Hujan, Miris, Pompa Pengendali Banjir Dicuri Dan Rusak
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya