Dark/Light Mode

Satu Keluarga Tewas di Tangsel, Aly Taufiq Minta Polisi Usut Tuntas

Rabu, 18 Desember 2024 12:55 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPRD Provinsi Banten, Dr. M. Aly Taufiq meminta polisi mengusut tuntas kasus satu keluarga yang meninggal di Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Diketahui, anggota keluarga yang tewas tersebut sedang terlilit pinjaman online alias pinjol.

“Kasus tragis seperti ini tidak boleh diabaikan, harus diusut sampai tuntas, karena bisa jadi satu keluarga tersebut mati dibunuh,” tegas Anggota DPRD Dapil Tangerang Selatan itu.

Aly Taufiq mengingatkan, pengusutan kasus ini menjadi penting. Sebab jika tidak tuntas, masyarakat bisa ketakutan.

Baca juga : Siswa SMK Semarang Tewas Ditembak Oknum Polisi, Warga Desak Fakta Diungkap

Polisi harus segera menjelaskan kepada masyarakat apa penyebab kematian satu keluarga tersebut. Apakah bunuh diri, atau dibunuh.

“Jika memang ini dugaan pembunuhan, maka polisi harus menemukan pembunuhnya, jangan sampai kasus ini mengambang,” pintanya.

Aly Taufiq juga meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar lebih serius menangani pinjol di wilayahnya. Baik melalui edukasi terhadap masyarakat, menutup dan melaporkan situs pinjol serta membatasi ruang gerak aktivitas pinjol di lapangan.

Saat ini, penawaran pinjol sudah tidak lagi hanya melalui online, namun sudah turun ke masyarakat langsung dengan menawarkan iming-iming tertentu.

Baca juga : Ikatan Keluarga Minang Jakarta Deklarasi Dukung RIDO

Aktivitas ini sebenarnya bisa dicegah melalui kewaspadaan aparat-aparat kelurahan hingga ketua RT.

Sebelumnya diberitakan, satu keluarga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Kampung Poncol, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan pada Minggu (15/12/2024).

Satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia itu berinisial AF (31) laki-laki selaku suami, YL (28) selaku istri, dan AH (3) laki-laki selaku anak dari pasangan suami istri tersebut.

Korban YL dan AH ditemukan tewas dengan kondisi berbaring kaku di kamar.

Baca juga : Ratusan Karangan Bunga dari Buruh Penuhi Mabes Polri & Gedung MK

Sedangkan korban AF ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di dapur dengan menggunakan tali tambang yang terikat di atas kayu plafon.

Korban anak sempat dilarikan ke klinik terdekat di Cirendeu setelah ditemukan oleh keluarganya. Namun, petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.