Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gulkarmat Ingatkan Warga Saat Rayakan Tahun Baru
Hati-hati, Pesta Kembang Api Bisa Sulut Kebakaran
Senin, 30 Desember 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Siapkan APAR
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta juga mengajak masyarakat menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi untuk meminimalkan potensi kebakaran.
Untuk masyarakat yang berencana mudik atau berlibur ke luar kota, Satriadi mengingatkan penghuni harus memastikan rumah dalam keadaan aman dari bahaya kebakaran.
“Pastikan peralatan kelistrikan yang tidak digunakan dicabut dari stop kontak dan semua listrik sudah tidak berfungsi saat meninggalkan rumah,” imbaunya.
Baca juga : Manchester United Vs Newcastle United, Setan Merah Di Bawah Tekanan
Dia juga menyarankan menitipkan kunci rumah kepada tetangga atau orang yang dipercaya, serta menitipkan hewan peliharaan ke tempat penitipan hewan.
Jika terjadi kebakaran atau situasi darurat, Satriadi mengimbau masyarakat segera menghubungi Jakarta Siaga dengan nomor 112, melalui Aplikasi JAKI atau mendatangi pos pemadam kebakaran terdekat.
“Layanan Pemadam Jakarta gratis dan kami siaga 24 jam untuk Anda,” tegasnya.
Jakarta Selatan menjadi wilayah yang paling sering terjadi kebakaran pada 2024. Dari 1.888 kebakaran, 491 terjadi Jakarta Selatan.
Baca juga : Tenis Dunia, Sabalenka Siap Unjuk Gigi Di Brisbane
Lalu, Jakarta Barat 465 kejadian, Jakarta Timur 427 kejadian, Jakarta Utara 268 kejadian dan Jakarta Pusat 237 kejadian.
Untuk mengantisipasi kebakaran, Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Selatan terus menggencarkan sosialisasi bahaya kebakaran kepada warga.
Seperti di Rukun Warga (RW) 08, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jumat (27/12/2024).
Personel Satgas Gulkarmat Kelurahan Gunung Nurul Komar mengatakan, sosialisasi bertujuan mencegah terjadinya kebakaran. Khususnya di permukiman saat warga tengah menikmati liburan.
Baca juga : KPK Siap Menindak Lanjuti
“Saat ini sedang berlangsung libur Nataru dan sekolah. Biasanya banyak warga yang bepergian. Makanya sosialisasi pencegahan ini sangat penting,” kata Nurul.
Dalam sosialisasi tersebut, Nurul kembali mengingatkan kepada warga hal-hal penting dalam pencegahan dan penanganan kebakaran dini. Yakni setiap Rukun Tetangga (RT) harus memiliki APAR dan warga mengerti cara pemakaiannya. Yang tak kalah penting, jika terjadi kebakaran warga jangan panik.
Bagi warga yang mengisi liburannya dengan bepergian dan harus meninggalkan rumah, diminta mencabut regulator tabung gas dan mematikan listrik pada alat elektronik. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya