Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Solusi Atasi Macet Jabodetabek
Perluasan Akses Layanan Transjakarta Tuai Simpati
Selasa, 25 Februari 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Selain kelembagaan, ketidakseragaman rute dan trayek angkutan umum serta model bisnis operator angkutan umum, juga menjadi tantangan dalam integrasi transportasi Jabodetabek.
“Perlu ada rute atau trayek angkutan umum yang berbasis kepada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sudaryatmo juga menekankan pentingnya melibatkan perusahaan swasta dalam integrasi transportasi.
“Saya harap kalau nanti integrasi terbentuk tidak hanya BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), tetapi perusahaan swasta juga dilibatkan, sehingga jangkauannya bisa lebih luas,” harapnya.
Baca juga : Raih Gelar WTA 1000 Dubai, Andreeva Makin Ditakuti
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, salah satu permasalahan utama Jakarta adalah padatnya mobilisasi masyarakat pada pagi dan sore hari.
Sebab, banyak masyarakat yang tinggal di area sub-urban seperti Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, dan sekitarnya melakukan mobilisasi menuju dan keluar Jakarta.
“Kami tidak bisa menyelesaikan persoalan Jakarta hanya di wilayah Jakarta saja. Karena itu, perlu aturan bersama-sama (dengan wilayah lain),” ujar Pramono dalam pidato perdananya pada rapat paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Pramono menuturkan, untuk mewujudkan hal tersebut, Pemprov memerlukan diskusi secara details dan mendalam dengan DPRD serta stakeholder terkait lainnya. Setelah mendapatkan persetujuan dari DPRD, barulah Pemprov dapat mengeksekusi rencana pengembangan Transjakarta bersama para pemimpin daerah lain terkait.
Baca juga : Siap Ceraikan Young Lex
“Kami akan meminta persetujuan dari saudara-saudara sekalian agar (rencana) ini bisa diterapkan bersama-sama,” kata politisi PDIP itu.
Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Ismail mendukung perluasan rute Transjakarta. Kebijakan tersebut sudah pernah diupayakan oleh PT Transjakarta. Namun terkendala masalah komunikasi dan koordinasi dengan pemangku wilayah.
Meski demikian, Ismail menyambut hangat perluasan jangkauan wilayah rute Transjakarta masuk dalam program prioritas sebagai sarana transportasi publik. Hal ini bisa mengurai kemacetan arus lalu lintas di Jakarta.
“Saat ini peluang untuk direalisasikan karena sejalan dengan ide gubernur yang akan memberikan dukungan penuh. Termasuk memanfaatkan regulasi tentang aglomerasi sebagai dasar hukum,” ujar Ismail saat dihubungi, Jumat (21/2/2025).
Baca juga : Alhamdulillah, Kita Surplus Beras 5 Juta Ton
Menurut Ismail, moda transportasi publik seperti Transjakarta memiliki beberapa keunggulan. Antara lain, jumlah armada yang memadai baik kecil, sedang maupun besar.
Selain itu, memiliki manajemen layanan yang sudah teruji dan terus dikembangkan untuk melayani masyarakat Jakarta.
“Ini momentum yang tepat. Transjakarta bisa lebih proaktif menjemput para commuter dari wilayahnya masing-masing,” ungkap Ismail. [RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya