Dark/Light Mode

Gubernur Pram: QRIS Tap Percepat Transaksi Di Gate MRT Jakarta

Jumat, 14 Maret 2025 16:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri peluncuran sistem pembayaran elektronik menggunakan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) tanpa pindai di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2025). (Foto: Humas Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri peluncuran sistem pembayaran elektronik menggunakan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) tanpa pindai di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2025). (Foto: Humas Pemprov DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama dengan Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap (Quick Response Code Indonesian Standard) tanpa pindai di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Jumat (14/3/2025). Peluncuran ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang di berbagai stasiun transportasi dan merchant. 

QRIS Tap adalah inovasi terbaru dalam dunia sistem pembayaran digital yang memungkinkan transaksi dilakukan hanya dengan mendekatkan smartphone ke terminal pembayaran dalam waktu 0,3 detik. Pengguna tidak perlu lagi memindai QR Code secara manual. 

Baca juga : Gubernur Kaltim: Terminal Peti Kemas Kariangau Strategis Hasilkan PAD

“Jakarta adalah kota yang paling dibahagiakan karena masyarakatnya telah banyak memanfaatkan QRIS. Dengan adanya QRIS Tap, kami berharap antrean di transportasi publik, khususnya MRT, bisa lebih pendek, lebih cepat, dan lebih efisien,” ujar Pramono kepada wartawan, Jakarta, jumat (14/3/2025). 

Sistem pembayaran QRIS Tap dapat digunakan oleh pengguna yang memiliki perangkat dengan teknologi NFC (Near Field Communication). Dengan sistem ini, transaksi akan lebih praktis, aman, dan efisien, tanpa memerlukan banyak waktu untuk memindai kode atau menunggu proses pembayaran. 

Baca juga : 3 Gerbong Kereta Cadangan Terbakar Di Stasiun Tugu Yogyakarta

Pada tahap awal peluncuran, QRIS Tap dapat digunakan di sektor transportasi, terutama di moda transportasi massal seperti MRT Jakarta. Rute pertama yang telah menggunakan QRIS Tap adalah jalur Bundaran HI ke Lebak Bulus, tidak hanya itu, QRIS Tap juga akan diterapkan pada armada transportasi lain seperti 120 armada Damri yang melayani rute Jabodetabek Resident Connection, serta moda transportasi Royal Trans. 

“QRIS Tap juga akan diterapkan di sektor lain seperti UMKM, retail, parkir, rumah sakit, dan sektor kesehatan. Di antaranya, RSUD Tarakan, RSCM Kencana, dan RSPAD Gatot Subroto sudah mulai menggunakan sistem ini. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih mudah bertransaksi di berbagai sektor layanan,” kata Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia. 

Baca juga : Survei KedaiKOPI: 62,3 Persen Masyarakat Percaya Transparansi BPI Danantara

Implementasi QRIS Tap ini akan diperluas secara bertahap ke berbagai sektor lainnya. Ke depannya, layanan ini akan hadir di seluruh stasiun MRT, TransJakarta, LRT, serta KRL rute Jabodetabek, dan berbagai transportasi umum lainnya seperti di daerah Yogyakarta dan Solo. Selain itu, QRIS Tap akan diperkenalkan di lebih dari 2.300 merchant, termasuk retail, UMKM, dan fasilitas publik lainnya yang mendukung pembayaran non-tunai. 

“Dengan adanya QRIS Tap, kami berharap masyarakat dapat merasakan kemudahan transaksi di berbagai sektor, sekaligus mendukung peningkatan penggunaan pembayaran digital secara lebih luas,” tutup Perry

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.