Dark/Light Mode

Proyek Tanggul Raksasa Belum Kelar

DKI Hadang Banjir Pake Karung Pasir

Kamis, 20 Maret 2025 06:50 WIB
Dinas Sumber Daya Air (SDA) melakukan pemasangan tanggul darurat di area docking kapal Muara Angke, Jakarta Utara. (Foto: Dok. Dinas SDA DKI Jakarta)
Dinas Sumber Daya Air (SDA) melakukan pemasangan tanggul darurat di area docking kapal Muara Angke, Jakarta Utara. (Foto: Dok. Dinas SDA DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengebut pembangunan tanggul laut raksasa atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Proyek untuk mengatasi banjir rob di pesisir itu, dipatok selesai lebih cepat dari target.

Pelaksana Tugas (Plt) Ke­pala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan, proyek tanggul NCICD yang ditarget­kan kelar 2030 diharapkan bisa selesai lebih cepat. Karena, pihaknya melakukan upaya percepatan pembangunan.

Ika mengungkapkan, sesuai penandatanganan nota kesepakatan (MoU) antara Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), NCICD Fase A masih tersisa 12,5 kilo­meter (km) yang menjadi ke­wenangan Pemprov DKI.

Baca juga : Australia Vs Indonesia, Timnas Garuda Bawa Misi Raih Kemenangan

Pembangunan NCICD Fase A dengan total panjang 21 km terdiri dari enam lokasi. Yak­ni, Kamal Muara sepanjang 0,7 km, Muara Angke 5,2 km, Pantai Mutiara 1,5 km, Muara Baru-Pantai Timur 4 km, Sunda Kelapa-Ancol Barat 4,8 km dan Kali Blencong 4,5 km.

Ika bilang, sejumlah langkah mitigasi akan segera dilakukan. Termasuk peninggian tang­gul existing di Cilincing serta pembangunan tanggul di beberapa titik strategis setelah Lebaran.

“Wilayah yang diprediksi terdampak rob meliputi Muara Angke, Muara Baru, Sunda Ke­lapa, RE Martadinata, Cilincing dan Marunda Pulo,” kata Ika di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Baca juga : Badminton Swiss Open 2025, Fikri Dan Daniel Gilas China

Untuk mengurangi dampak banjir rob, papar Ika, Dinas SDA akan mengoptimalkan seluruh pompa air di wilayah utara guna mempercepat surutnya air rob. Dan me­maksimalkan fungsi jalur drainase untuk mengalirkan limpasan air.

Tidak hanya itu, secara berta­hap pihaknya akan membangun tanggul mitigasi di beberapa titik terdampak.

Beberapa proyek pembangunan tanggul mitigasi yang akan dijalankan, yakni Muara Angke sepanjang 1,1 km, Muara Baru sepanjang 500 meter (m). Kedua tanggul ini akan dikerjakan usai Lebaran.

Baca juga : Polisikan Haters Fitnah Keyakinan Fitnah Keyakinan

Kemudian, pembangunan tanggul di Sunda Kelapa sepanjang 1 km. Pembangunannya sedang berlangsung. Lalu, tanggul di RE Martadinata, masih dalam proses kordinaai dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Dan tanggul di Marunda Pulo, masih dalam proses lelang.

“Dengan berbagai langkah ini, Pemprov DKI berharap dapat mengurangi risiko banjir rob dan melindungi warga di kawasan pesisir Jakarta,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.