Dark/Light Mode

Australia Vs Indonesia, Timnas Garuda Bawa Misi Raih Kemenangan

Kamis, 20 Maret 2025 06:40 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert memimpin latihan perdana skuad Garuda di Stadion Netstrata Jubilee, Sydney, Autralia, Selasa (18/3/2025). (Foto: Dok. PSSI)
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert memimpin latihan perdana skuad Garuda di Stadion Netstrata Jubilee, Sydney, Autralia, Selasa (18/3/2025). (Foto: Dok. PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Timnas Indonesia membawa misi meraih kemenangan di kandang Australia pada pertandingan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Allianz Sydney, sore ini. Timnas Garuda pun siap menggempur pertahanan Tim Kanguru.

Laga Indonesia versus Australia bakal menjadi salah satu pertandingan krusial dalam persaingan memperebutkan tiket langsung ke Piala Dunia 2026. Saat ini, tim asuhan Patrick Kluivert ini menempati pering­kat ketiga klasemen Grup C den­gan enam poin dari enam laga, selisih satu poin dari Australia. Jika menang, Indonesia akan naik ke peringkat kedua.

Formasi Indonesia di bawah asuhan Kluivert berpotensi men­galami perubahan dibanding era pelatih Shin Tae-yong. Duel melawan Australia pun jadi laga perdana pelatih asal Belanda itu.

Kluivert pernah menyebut dirinya suka menerapkan filosofi menyerang dalam sepak bola. Contohnya lewat formasi 4-3-3, alias menggunakan skema 4 bek sebagai pakem utama. Formasi ini sangat berbeda dengan skema 3 bek yang biasa digunakan Shin Tae-yong, yakni 3-4-3.

Kluivert senang dengan pola permainan yang lebih meny­erang. Hal tersebut dibuktikan dengan penggunaan skema 4-3-3 sebagai formasi andalan, ke­tika ia terakhir menukangi klub Turki, Adana Dermispor, pada kurun 2023.

Baca juga : Badminton Swiss Open 2025, Fikri Dan Daniel Gilas China

Sementara, pola permainan Timnas Belanda identik dengan filosofi total football, yang mulai dikenalkan Rinus Michels ketika Piala Dunia 1974. Bukan tidak mungkin Kluivert juga akan mengadopsi hal tersebut.

Kedatangan sejumlah pemain dan staf kepelatihan baru, dipre­diksi dapat membantu Kluivert untuk menerapkan skema ber­main yang ia inginkan untuk Timnas Indonesia. Termasuk saat melakoni laga home kontra Bahrain pada 25 Maret 2025 di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Seusai menjalani latihan per­dana di Sydney, Kluivert opti­mistis skuad Garuda bisa meraih hasil terbaik berupa kemenangan pada duel melawan Australia. Kluivert menjanjikan anak asuh­nya tidak datang untuk bertahan.

“Kami datang ke sini untuk mendapatkan hasil yang baik dan hasil yang baik berarti ke­menangan. Tentu saja, ini akan menjadi pertandingan yang san­gat sulit, tetapi saya yakin kami bisa meraih hasil yang positif,” kata Kluivert.

Latihan perdana dijalani skuad Garuda di Stadion Netstrata Jubilee, Sydney. Kali ini, Timnas akan diper­kuat dengan empat pemain keturunan baru yang sudah bergabung dengan tim. Empat pemain anyar Garuda yakni Ole Romeny, Joey Pelupessy, Dean James, dan Emil Audero. Kluivert mengaku terkesan dengan kualitas semua pe­mainnya.

Baca juga : Polisikan Haters Fitnah Keyakinan Fitnah Keyakinan

“Kesan pertama saya sangat baik. Kami melakukan serang­kaian latihan umpan dan per­mainan penguasaan bola. Saya melihat kualitas dalam permainan mereka,” ucap Kluivert.

Dia memastikan, skuad Garuda dalam kondisi cukup baik untuk berlatih. Dia menegas­kan, target utama Indonesia di Australia adalah mendapatkan poin terbaik karena Garuda tidak datang untuk bertahan.

“Mereka tetap dalam kondisi bugar dan terlihat enjoy dalam berlatih. Cara mereka mengalir­kan bola menunjukkan pertanda yang baik serta kecepatan yang bagus. Saya sangat senang den­gan latihan pertama ini,” jelas Kluivert.

Jelang laga ini, Indonesia datang membawa 29 pemain untuk menghadapi Australia, dengan kombinasi pemain Liga 1 dan pemain yang berkarier di Eropa dan Asia Tenggara.

Untuk posisi bek tengah tam­paknya menjadi milik Jay Idzes, Mees Hilgers, dan Rizky Ridho. Sandy Walsh yang mulai mene­mukan ritme permainan kembali selepas pindah ke Yokohama F Marinos, juga dapat menjadi opsi.

Baca juga : Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat

Dua sayap yang berperan mobile dalam menyerang dan bertahan akan dipercayakan kepada Kevin Diks di kanan dan Calvin Verdonk di kiri. Dengan jam terbang tinggi di Liga Belanda, Verdonk mempu­nyai bekal utama menjadi starter dibandingkan Dean James yang baru dinaturalisasi.

Untuk pemain tengah, posisi ini akan diisi Thom Haye yang rutin bermain untuk Almere dan Joey Pelupessy, pemain 31 tahun yang sudah berpengala­man, yang kini sudah delapan kali tampil untuk Lommel SK di kasta kedua Belgia.

Marselino Ferdinan yang mencetak dua gol kemenangan melawan Arab Saudi diprediksi akan ditaruh Kluivert di depan Thom dan Joey. Marselino akan berperan free role lebih menyerang dalam formasi ini. Dia bisa mendukung dua striker utama yang sepertinya akan ditugaskan kepada dua pemain baru Ole Romeny dan Septian Bagaskara. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.