Dark/Light Mode

Pengguna QRIS Melejit, Warga Jakarta Makin Getol Bayar Pake Duit Digital

Jumat, 9 Mei 2025 20:23 WIB
Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar dalam acara Bincang Media, di Jakarta, Kamis (8/5/2025). (Foto: Dokumen BI DKI)
Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar dalam acara Bincang Media, di Jakarta, Kamis (8/5/2025). (Foto: Dokumen BI DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan, kinerja perekonomian Jakarta ditopang oleh ekosistem pembayaran digital yang terus berkembang. Kondisi tersebut tercermin dari akselerasi pengguna QRIS di wilayah Jakarta yang mencapai 5,99 juta atau tumbuh 5 persen (yoy) dan mencapai 10,65 persen pangsa terhadap nasional. 

“Hal tersebut didorong oleh optimalisasi penyelenggaraan event-event strategis dan pendalaman literasi digital di Jakarta. Volume transaksi QRIS pada TW-I 2025 juga meningkat mencapai 907 juta atau tumbuh 166% (yoy),” kata Arlyana Abubakar dalam acara Bincang Media, di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Baca juga : Tata Kelola Dan Layanan BUMD Belum Optimal

Arlyana menyebut, Hal tersebut juga didorong oleh penguatan pada sisi supply, seiring dengan semakin tingginya akseptasi pelaku usaha terhadap QRIS yang mencapai 6 juta atau tumbuh 14% (yoy). 

Lebih lanjut Arlyana menjelaskan, bahwa digitaliasi sektor transportasi juga akan semakin kuat dengan implementasi fitur QRIS Tap (Tanpa Pindai) yang dilaunching 14 Maret 2025, akan meningkatkan efesiensi pembayaran disektor transportasi dan mendorong transformasi digital yang lebih luas guna memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota Global. 

Baca juga : Kerja Sama Jakarta-Moskow Makin Erat, Dubes Rusia Tangkis Kecurigaan Australia

Menurutnya, tahap selanjutnya implementasi QRIS Tap diperluas ke seluruh stasiun MRT, Transjakarta, LRT Jakarta dan LRT Jabodebek, KRL rute Jabodetabek dan Yogyakarta-solo, yang secara berkelanjutan akan memperluas akseptasi pada merchant lainnya.

“Selain QRIS, semakin berkembangnya ekosistem pembayaran digital juga tercermin dari penggunaan uang elektronik dan belanja melalui e-commerce yang mengalami peningkatan,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.