Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Layanan RSUD DKI Belum Optimal
Pasien Menumpuk Dan Merasa Ditelantarkan
Senin, 2 Juni 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Sebagai tindak lanjut, Kenneth menyatakan, DPRD bisa merekomendasikan evaluasi hingga rotasi pejabat rumah sakit jika tidak ada perbaikan yang signifikan. Hal ini demi mencegah masyarakat menjadi korban permasalahan yang berlarut-larut. “Kami akan rekomendasikan kepada gubernur,” tandasnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan kunjungan ke RSUD Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus).
Dalam kunjungan ini, Pram menyampaikan niatnya untuk meningkatkan status rumah sakit tersebut, dari tipe D menjadi tipe C, seiring tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Jakpus.
Baca juga : Siakam Dan Haliburton Menggila, Pacers Cetak Sejarah
Pram menambahkan bahwa rumah sakit tipe C memiliki kapasitas dua kali lipat dari tipe D. Sebagai informasi, rumah sakit tipe C memiliki 100 tempat tidur. Tipe D memiliki 50 tempat tidur.
“Saya sudah mendengar dari mana-mana, RSUD Tanah Abang merupakan salah satu rumah sakit yang memberikan pelayanan baik untuk levelnya, yaitu tipe D,” ujar Pramono di RSUD Tanah Abang, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025).
Pram menjelaskan, dari enam rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di wilayah Jakarta Pusat, hanya RSUD Tarakan yang berstatus tipe C. Sisanya masih berada di kategori tipe D. Padahal, kebutuhan masyarakat terhadap rumah sakit tipe C, sangat tinggi.
Baca juga : Gisella Anastasia, Pacar Dekat Sama Anak
Dalam kunjungan tersebut, Pram meminta kepada Wali Kota Jakpus, Asisten Kesra dan Dinas Kesehatan memanfaatkan lahan di belakang rumah sakit ini, seluas 775 meter persegi untuk pengembangan fasilitas.
Pram menekankan pentingnya perluasan kapasitas agar kualitas pelayanan yang baik, bisa diimbangi dengan jumlah ruangan yang memadai.
“Percuma kalau rumah sakit baik, tapi kamarnya terbatas seperti ini,” tandas mantan Sekretaris Kabinet ini.
Baca juga : Selama Palestina Belum Merdeka, Israel Jangan Dikasih Angin
Menurut Pram, rencana pengembangan RSUD Tanah Abang sudah ada sejak 2021, namun belum terlaksana. Dia memastikan, proyek tersebut segera direalisasikan. “Minggu depan, saya undang semua untuk penyelesaian,” tegasnya.
Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Dwi Oktavia mengatakan, saat ini RSUD Tanah Abang memiliki 50 tempat tidur. Jika statusnya naik menjadi tipe C, jumlahnya akan ditingkatkan menjadi 100 tempat tidur. [RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya