Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tarifnya Murah, Transjabodetabek Rute PIK 2-Blok M Banjir Peminat
Kamis, 12 Juni 2025 10:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengoperasikan 5 rute Transjabodetabek untuk memperluas jangkauan layanan transportasi publik.
Lima rute baru yang telah diresmikan tersebut adalah Alam Sutera-Blok M, Vida Bekasi-Cawang, PIK 2-Blok M, Sawangan-Lebak Bulus, dan Bogor-Blok M.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa rute PIK 2-Blok M menjadi yang paling banyak diminati.
“Dari seluruh rute yang dibuka yang langsung tinggi banget adalah PIK 2-Blok M. Yang kedua adalah dari Bogor-Blok M. Yang ketiga adalah Alam Sutera-Blok M,” ujar Gubernur Pramono, Jakarta, Rabu (11/6/2025).
Baca juga : Catat Nih, Transjabodetabek Rute Bogor–Blok Meluncur Pekan Depan
Gubernur Pramono mengapresiasi Dinas Perhubungan dan seluruh tim yang mengusulkan trayek-trayek baru. Dia menegaskan bahwa mayoritas rute berhasil memenuhi bahkan melampaui target penumpang harian.
“Intinya yang paling utama adalah saya berterima kasih dengan Pak Kadis dan teman-teman sekalian yang betul-betul mengusulkan untuk trayek-trayek baru itu yang antusiasme publiknya luar biasa. Bahkan kemarin berapa? Yang tertinggi? Untuk harian, pernah 5.800, pernah 4.000, kalau hari libur sebenarnya bisa di atas 6.000,” jelas Pramono.
Menurutnya, lonjakan penumpang terbesar terjadi di rute PIK dan Alam Sutera yang menunjukkan efektivitas kebijakan integrasi transportasi antar wilayah di Jabodetabek.
Meski sebagian besar rute melampaui ekspektasi, ada beberapa rute yang masih dalam tahap penyesuaian seperti Vida Bekasi-Cawang.
Baca juga : Resmi Mengaspal, Ini 24 Titik Pemberhentian Bus Transjabodetabek Rute PIK 2-Blok M
“Semuanya sesuai dengan target. Tapi ada yang kemudian yang di atas targetnya tidak luar biasa. Contohnya, Vida Bekasi-Cawang. Walaupun naik, waktu itu perkiraan kita 1.500. Ya sekarang sekitar 2.000–2.500 begitu,” kata Pramono.
Meski demikian, dia tetap mengapresiasi peningkatan penumpang dan memastikan bahwa evaluasi terus dilakukan demi perbaikan berkelanjutan.
Menjawab pertanyaan publik soal rencana pengembangan rute Bekasi-Kuningan via Tol Becakayu dan pelaksanaan Car Free Day (CFD) malam hari, Gubernur Pramono menyatakan bahwa keduanya masih dalam tahap pengkajian.
“Yang pertama mengenai progres rute-rute yang kita buka. Sekarang ada usulan buka dari Bandung-Blok M, Cirebon-Blok M, Surabaya-Blok M,” ujar Pramono.
Baca juga : Transportasi Rute PIK 2–BLOK M Mulai Beroperasi, Diandalkan Kerek Pariwisata
Adapun mengenai biaya transportasi yang relatif murah juga menjadi sorotan. Pramono menuturkan, banyak masyarakat terkejut dengan tarif rendah yang ditawarkan.
"Karena itu kami masih mengkaji, belum ada keinginan untuk merubah,” ungkapnya.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan terus melanjutkan integrasi dan perluasan rute Transjabodetabek sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, mengurangi kemacetan, dan memperbaiki kualitas udara.
Langkah ini juga diharapkan menjadi solusi bagi pekerja harian dari kota-kota penyangga seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang yang membutuhkan moda transportasi terjangkau dan efisien menuju pusat Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya