Dark/Light Mode

Supaya Tidak Terjadi Penumpukan

ASN DKI Baiknya Digilir Naik Kendaraan Umum

Selasa, 17 Juni 2025 06:50 WIB
Anggota DPRD Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta William A Sarana. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)
Anggota DPRD Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta William A Sarana. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Subsidi Transjabodetabek

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tengah menyiapkan langkah memperluas subsidi transportasi umum, Transjabodetabek.

Pramono menjelaskan, be­saran subsidi yang diberikan mencapai Rp 11.500 per penum­pang untuk menekan tarif yang seharusnya dibayar masyarakat.

Baca juga : Natasha Wilona, Risih Ditanya Kapan Nikah

“Harga transportasi di Jabo­detabek harusnya Rp 15.000. Sedangkan masyarakat hanya membayar Rp 3.500,” ucap Pram.

Pramono menambahkan, pembukaan jalur baru Transja­bodetabek tidak mengurangi layanan di dalam kota Jakarta. Hal ini disampaikan Pramono untuk menanggapi keluhan masyarakat tentang berkurangnya kapasitas bus di dalam kota, setelah ada Transjabodetabek.

“Saya sudah memberi instruk­si tegas kepada Dinas Perhubungan DKI agar operasional dalam Kota Jakarta tetap men­jadi prioritas,” tandas mantan Wakil Ketua DPR ini.

Baca juga : Haji 2025 Lancar, Tapi Banyak Catatan

Pramono menjelaskan, animo masyarakat terhadap layanan transportasi umum sangat tinggi, bahkan melebihi prediksi awal Pemprov DKI. Contoh, untuk Transjabodetabek PIK 2-Blok M, Pemprov DKI hanya merancang maksimal 2.000 penumpang per hari. “Sekarang, rata-rata sekitar 5.000 penumpang,” jelasnya.

Menurut Pramono, fenomena ini sinyal positif karena menun­jukkan pergeseran perilaku masyarakat dari naik kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Lebih lanjut, Pramono me­nyebut, sejumlah daerah sekitar Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, hingga Cianjur, telah mengajukan permintaan jalur transportasi umum yang lebih banyak untuk menuju Jakarta dan sebaliknya.

Baca juga : Blusukan ke Kalsel, Gibran Serap Aspirasi Pedagang

Namun, Pemprov DKI harus terlebih dahulu melakukan per­siapan agar perluasan layanan ini tidak mengganggu layanan di Jakarta. [RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.