Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BI DKI: Inflasi Jakarta Juni 2025 Naik 0,13 Persen, Ekonomi Ibu Kota Tumbuh Perlahan
Kamis, 3 Juli 2025 20:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pada Juni 2025 Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,13% (mtm), setelah bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar -0,24% (mtm).
Inflasi Juni 2025 tersebut terutama bersumber dari kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau; kelompok Transportasi; kelompok Pendidikan dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya. Sementara itu, deflasi terjadi pada kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jakarta Ricky P. Gozali mengatakan, dengan perkembangan tersebut, Inflasi Jakarta pada Juni 2025 secara tahunan tetap terjaga yaitu sebesar 2,07% (yoy), lebih tinggi dibandingkan Nasional (1,87%; yoy).
Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau terpantau mengalami inflasi sebesar 0,44% (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar - 1,40% (mtm). Inflasi pada kelompok ini utamanya bersumber dari kenaikan harga daging ayam ras akibat terbatasnya pasokan selama masa tunda serta meningkatnya harga hortikultura yakni tomat, cabe rawit dan sawi putih.
Baca juga : PMI Manufaktur RI Juni Drop Lagi, Ini Kata Kemenperin
Kenaikan harga komoditas hortikultura karena kendala produksi akibat curah hujan yang relatif tinggi, serangan hama pada cabe rawit serta gangguan distribusi dari daerah sentra.
"Inflasi kelompok lebih lanjut tertahan oleh penurunan harga bawang putih sejalan dengan meningkatnya pasokan karena realisasi impor yang lancar," jelas Ricky dalam keterangannya, Kamis (3/7/2025).
Kelompok Transportasi juga mengalami inflasi sebesar 0,12% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan lalu yang tercatat deflasi sebesar -0,38% (mtm). Inflasi kelompok ini terutama bersumber dari kenaikan tarif angkutan udara dan tarif kendaraan roda 2 online akibat meningkatnya permintaan ditengah momen HBKN Idul Adha, libur panjang akhir pekan dan libur sekolah.
Inflasi kelompok lebih lanjut tertahan oleh penurunan harga komoditas bensin seiring penyesuaian harga BBM nonsubsidi serta penurunan tarif angkutan laut dan tarif jalan tol sejalan dengan kebijakan stimulus Pemerintah.
Baca juga : Inflasi Juni 2025 Terkendali, BI Komitmen Jaga Stabilitas Harga
Selanjutnya, kelompok Pendidikan turut mengalami inflasi 0,14% (mtm) lebih tinggi dari periode sebelumnya yang cenderung stabil, bersumber dari penyesuaian tarif bimbingan belajar. Kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga mengalami inflasi 0,13% (mtm) melandai dari bulan sebelumnya (0,58%;mtm). Inflasi kelompok ini terutama bersumber dari emas perhiasan sejalan dengan masih meningkatnya harga emas dunia sebagai safe heaven di tengah masih tingginya ketidakpastian global
Inflasi Jakarta pada Juni 2025 tertahan oleh deflasi pada kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga. Kelompok ini mengalami deflasi sebesar -0,08% (mtm) setelah bulan sebelumnya mengalami inflasi 0,03% (mtm). Deflasi kelompok ini terutama disebabkan oleh penurunan harga komoditas sabun deterjen bubuk sebesar - 1,45% (mtm).
Inflasi Jakarta yang terjaga pada bulan Juni 2025 tidak terlepas dari hasil sinergi, kolaborasi, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta.
Selama periode Juni 2025, TPID Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka pengendalian inflasi, antara lain: (1) Penyelenggaraan pasar murah dan program pangan bersubsidi baik secara regular maupun tematik seperti bazar Jakarta berkah belanja murah oleh Pemprov DKI Jakarta dan BUMD pangan Jakarta dalam rangka HUT Jakarta ke-498; (2) Penguatan urban farming Jakarta melalui bimbingan teknis peningkatan mutu, pascapanen, hingga pengolahan hasil pertanian; (3) Perluasan Kerja sama Antar Daerah (KAD) yang salah satunya dilakukan oleh Perumda Dharma Jaya dengan PT Agrobisnis Banten Mandiri untuk memperkuat kolaborasi antara daerah produsen dan konsumen (4) Program contract farming komoditas padi antara Food Station dengan DPC Himpunan Alumni IPB dan (5) Edukasi diversifikasi pangan olahan oleh BI Jakarta dalam rangkaian Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2025 melalui talkshow edukasi pangan olahan yang sehat dan mudah serta live cooking battle bahan pangan olahan.
Baca juga : BMI DKI Gelar Soekarno Padel Cup 2025 untuk Perkuat Nasionalisme
Ke depan, sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Bank Indonesia serta seluruh stakeholder terkait yang tergabung dalam TPID DKI Jakarta akan terus diperkuat untuk memastikan strategi 4K (Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif) dapat berjalan baik dan efektif, utamanya melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
"Dengan berbagai upaya tersebut, inflasi Jakarta pada 2025 diharapkan tetap terjaga dalam sasaran 2,5≤1 % (yoy)," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya