Dark/Light Mode

NPCI DKI Jakarta-YIPB Gelar Kejuaraan Tenis Meja Inklusif Terbesar

Jumat, 8 Agustus 2025 17:39 WIB
National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DKI Jakarta bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) menggelar NPCI DKI Jakarta Table Tennis Championship 2025 dari 8-10 Agustus di di Atrium Utama Pluit Village Mall, Jakarta Utara. Foto: Istimewa
National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DKI Jakarta bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) menggelar NPCI DKI Jakarta Table Tennis Championship 2025 dari 8-10 Agustus di di Atrium Utama Pluit Village Mall, Jakarta Utara. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DKI Jakarta bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) menggelar NPCI DKI Jakarta Table Tennis Championship 2025 dari 8-10 Agustus di di Atrium Utama Pluit Village Mall, Jakarta Utara. Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Ajang ini menjadi simbol nyata 'olahraga tanpa batas' yang menyatukan atlet disabilitas dan non-disabilitas dalam satu panggung setara dan kompetitif.

Sebanyak 335 peserta ambil bagian. Terdiri dari 128 atlet disabilitas dari 13 provinsi dan lebih dari 200 peserta umum. Mereka akan memperebutkan total hadiah Rp 180 juta.

“Kejuaraan ini menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan atlet disabilitas sekaligus mencari bibit baru untuk Paraseagames 2026 dan Paralympic 2028. Disabilitas bukan penghalang berprestasi, justru menjadi sumber inspirasi,” kata Ketua Pelaksana Cahaya Manthovani, dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2025).

Di kesempatan sama, Chef de Mission Paralimpiade 2026, Reda Manthovani menegaskan turnamen ini juga menjadi ajang pemanasan bagi atlet Pelatnas Karanganyar, Solo, Jawa Tengah.

Baca juga : DPW FKDT DKI Jakarta Gelar Rakorwil Dan Lantik Dewan Pengurus Cabang

"Kami ingin melihat level kemampuan mereka sebelum berlaga di Paraseagames. Persiapan teknis harus dibarengi dukungan penuh dari semua pihak agar target juara umum tercapai," tegasnya.

Ketua NPCI DKI Jakarta, Yasin Onasie, menyebut turnamen ini sebagai yang pertama menggabungkan atlet disabilitas dan non-disabilitas dalam satu agenda kejuaraan. Meski demikian, pertandingan tetap mengikuti klasifikasi resmi, seperti pembagian kategori kursi roda, amputasi, dan standing.

Ketua Dewan Pembina YIPB, Maya Miranda Ambarsari, menilai penyelenggaraan di pusat perbelanjaan memberi ruang publik untuk menyaksikan langsung semangat para atlet.

"Olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi ruang untuk saling memahami, menghargai, dan mendukung," ujarnya.

Adapun turnamen ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Menteri ATR Nusron Wahid, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta publik figur Raffi Ahmad, Denny Sumargo, dan Jusuf Hamka. Kehadiran mereka menjadi dorongan bagi gerakan inklusi agar menjangkau audiens lebih luas.

Baca juga : KBRI Tokyo: Kabar Pelarangan Pekerja RI di Jepang Tidak Benar

Mengusung tema Mendobrak Batas, NPCI DKI Jakarta Table Tennis Championship 2025 diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mengubah pandangan masyarakat terhadap disabilitas dari Jakarta untuk dunia.

Kategori Pertandingan

Umum

Kelompok Umur U-15 (Putra & Putri)

Divisi 7, 8, 9 (usia 30 tahun ke atas)

Baca juga : TGC Jakarta 2025 Tampilkan Kesetaraan Dan Kreativitas Perempuan

Disabilitas

Kelas 1-3: Kursi roda

Kelas 4-5: Disabilitas berat (berdiri)

Kelas 6-8: Disabilitas sedang

Kelas 9-11: Disabilitas ringan & intelektual

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.