Dark/Light Mode
RM.id Rakyat Merdeka - Sekelompok ibu-ibu paruh baya di China membawa hobi berjoget mereka ke tempat yang tidak biasa. Kelompok yang sering disebut “aunties” itu, menari di dalam gerbong kereta api, yang membuat satu gerbong geger.
Dilansir South China Morning Post (SCMP), peristiwa ini terjadi pada 27 Juli 2025. Para tante tersebut menari dan menyanyi dengan musik keras di gerbongnya. Tentu saja, aksi itu mengganggu waktu istirahat penumpang lain.
Pihak kereta api di China menegaskan, tidak diperbolehkan menari atau memutar musik keras di dalam kereta. Penumpang yang terganggu disarankan segera melapor kepada petugas.
Baca juga : Abdul Wachid: Wajar, Sekolah Rakyat Masih Tahap Awal
Kebiasaan tante-tante di China ini disebut square dancing. Yaitu menari secara berkelompok di ruang terbuka dengan musik keras. Square dancing memang umum dilakukan para wanita paruh baya di China. Tapi kegiatan ini biasanya dilakukan di taman atau alun-alun.
Tradisi square dancing telah menyebar ke luar negeri. Beberapa bahkan pernah tampil di tempat terkenal seperti Museum Louvre di Paris (Prancis) atau Lapangan Merah di Moskow (Rusia).
Namun, praktik ini juga sering menjadi sumber keluhan, baik di dalam maupun luar negeri, karena kebisingannya.
Baca juga : Ada Yang Dukung, Ada Yang Minta Kaji Dahulu
Di New York, Amerika Serikat (AS) misalnya, sekelompok lansia China pernah dilaporkan menari setiap pagi di taman. Hal tersebut memicu protes dari tetangga sekitar.
Pemerintah China sudah menanggapi masalah ini dengan menerapkan Undang- Undang Pengendalian Polusi Suara. Undang-undang tersebut diperbarui pada tahun 2022 yang menetapkan batasan kebisingan yang harus dipatuhi warga di siang dan malam hari.
Pelanggar dapat dikenai denda antara 200 hingga 1.000 yuan (sekitar Rp 60 ribu hingga Rp 200 ribu).
Baca juga : Kemendukbangga: Kaum Sandwich Jadi Deg-Degan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 11 Agustus 2025 dengan judul "Ibu-ibu Joget Di Kereta, Diprotes Penumpang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.