Dark/Light Mode

Jakarta Tanggung Kerugian Rp 55 Miliar Dampak Kerusuhan Akhir Agustus 2025

Senin, 1 September 2025 14:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan total kerugian yang ditimbulkan akibat rangkaian demonstrasi yang berujung kericuhan di Ibu Kota sepanjang pekan lalu. Estimasi kerugian tersebut mencapai puluhan miliar rupiah.

Pernyataan ini disampaikan Pramono usai memimpin rapat koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta di Balai Kota, Senin (1/9/2025).

Baca juga : Transjakarta Dan MRT Gratis Selama Sepekan, Imbas Kerusuhan Demo 29 Agustus 2025

"Mengenai estimasi kerugian. MRT Jakarta kerusakan infrastruktur untuk MRT sebesar 3,3 miliar, MRT. Transjakarta kurang lebih 41,6 miliar," ungkap Pramono.

Tak hanya moda transportasi, fasilitas pendukung keamanan dan pengawasan kota seperti CCTV juga turut menjadi korban kerusuhan.

Baca juga : Pemprov DKI Tanggung Biaya Pengobatan Korban Aksi Demo 28 Agustus

"Kemudian kerusakan CCTV infrastruktur lainnya 5,5 miliar sehingga total kerusakan ada 55 miliar," tambahnya.

Kerusakan paling signifikan terjadi pada layanan TransJakarta yang menjadi moda transportasi utama warga Jakarta, layanan ini menjadi sektor yang paling terdampak dari aksi unjuk rasa yang berlangsung selama hampir sepekan. Kerusakan tersebut meliputi fasilitas stasiun dan jaringan operasional yang turut terdampak akibat aksi massa.

Baca juga : Seabank Kantongi Laba Bersih Rp 214 Miliar Tumbuh 34 Persen Di Semester I-2025

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga mengeluarkan kebijakan memberikan subsidi transportasi gratis kepada masyarakat selama berlangsungnya kerusuhan. Kebijakan ini diberlakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap terganggunya aktivitas masyarakat akibat demonstrasi.

"Sekalian kita harus memberikan subsidi transportasi karena gratis tadi kurang lebih 18 miliar sampai dengan seminggu ini," kata Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.