Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung percepatan penyelesaian proyek raksasa NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) yang terus dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU). Proyek ini adalah bagian dari strategi jangka menengah untuk menanggulangi banjir di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung progres pembangunan tanggul mitigasi banjir rob ini. Tanggul yang dibangun sepanjang 1,4 kilometer dengan ketinggian mencapai +2,5 meter. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi rob dengan elevasi lebih tinggi dari permukaan eksisting, yang saat ini berada di sekitar 1,8 meter.
“Hari ini kita akan bangun tanggul kurang lebih 1,4 kilo dan tanggulnya dinaikkan 2,5 ya? Plus 2,5. Artinya kalau plus 2,5 maka ada upaya untuk menahan kalau kemudian air robnya naik sampai dengan 2,5, di atas 2,5. Sekarang ini elevasinya kurang lebih 1,8,” jelas Pramono, Kamis (12/6/2025).
Dia menambahkan bahwa sebagian besar wilayah pembangunan sebenarnya merupakan bekas laut yang sudah ditimbun dan kini menjadi permukiman warga.
Baca juga : DPR Dorong Kementan Susun Peta Jalan Menuju Lumbung Beras Dunia
“Jadi kalau itu dilakukan maka di tempat yang kita berada ini memang sebagian sebenarnya ini adalah laut, sebenarnya di tempat ini. Tapi dulu sudah ditimbun dan sebagian inilah yang kemudian bagian dari yang ditempatin mayoritas penduduk ini yang kemudian kita tangani untuk supaya tidak terjadi banjir rob di Muara Angke,” lanjutnya.
Pembangunan tanggul ini ditargetkan rampung pada Desember 2025. Pada tahun berikutnya, proyek akan dilanjutkan dengan penambahan 1 kilometer tanggul lagi, sehingga total panjang mencapai 2,4 kilometer.
“Tahun depan kami akan membangun kembali 1 kilo sehingga 2,4 kilo di tempat ini. Betul-betul hal yang berkaitan dengan banjir rob mudah-mudahan akan tertangani secara baik,” tegas Pramono.
Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah mendukung pembangunan ini, namun dia juga mengingatkan agar tidak ada penambahan warga baru selama proses pembangunan berlangsung.
Baca juga : PLN Icon Plus Sapa Pelanggan Palembang lewat Color Run 2025
“Kami bersyukur warga dan juga hadir Pak Ketua RW di belakang saya secara bersama-sama telah menyempakati pembangunan ini untuk mengatasi banjir rob,” kata Pramono
“Hanya kami meminta betul Pak Ketua RW, Pak Lurah, Pak Camat mohon ketika pembangunan sudah dilakukan jangan kemudian ada penambahan warga-warga baru yang kemudian memanfaatkan situasi ini. Karena ini bukan pekerjaan yang gampang,” tambahnya.
Gubernur Pramono menyebutkan bahwa langkah awal ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, agar Pemerintah Jakarta segera mengantisipasi banjir rob secara serius, terutama di kawasan Muara Angke yang akan menjadi bagian penting dalam proyek NCICD.
“Penanganan banjir untuk banjir rob ini terutama di Muara Angke yang nanti dalam jangka panjang untuk NCICD-nya akan ada di tempat ini. Sehingga dengan demikian apa yang menjadi keinginan gagasan arahan Bapak Presiden Prabowo pemerintah Jakarta sudah memulai lebih awal untuk penanganan banjir rob di tempat ini," ujarnya.
Baca juga : Menkum: Permohonan Kekayaan Intelektual Melonjak 70 Persen Di Kuartal I-2025
Menurut Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin, pembangunan tanggul ini akan melindungi wilayah seluas 120 hektare, dan berdampak terhadap sekitar 282 bangunan.
“Jadi luasan yang akan dilindungi kurang lebih 120 hektare. Bangunan yang terdampak kurang lebih 282 bangunan,” kata Ika Agustin.
“Anggaran untuk tanggul mitigasi aja ini kurang lebih sekitar 52 miliar,” tambahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya