Dark/Light Mode

Pembangunan MRT Jakarta-Banten Ditargetkan Mulai Sebelum 2029

Rabu, 10 September 2025 12:57 WIB
MRT Jakarta. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
MRT Jakarta. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana ambisius untuk memperluas jaringan MRT Jakarta hingga Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, sebelum tahun 2029.

“Saya membayangkan, misalnya 4-5 tahun ke depan kita sudah memulai tersambung dari Pondok Labu sampai dengan Banten. Apakah Tangerang atau Tangerang Selatan,” ujar Pramono dalam acara peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan pada Selasa (10/9/2025).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melihat pembenahan transportasi publik di ibu kota sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan. 

“Tetapi rupanya ini dipotret oleh dunia sekarang ini bahwa Jakarta telah melakukan pembenahan karena fasilitas transportasi publik apakah itu TransJakarta, TransJabodetabek, MRT, LRT, Mikrotrans semuanya sudah menjadi cukup baik,” lanjutnya.

Baca juga : Kemenag Matangkan Persiapan MQK Internasional Pertama Di Sulawesi Selatan

Maka dari itu, Pramono mendorong Gubernur Banten untuk bersinergi memulai pembangunan jalur baru yang menghubungkan Jakarta dan Banten sebelum target penyelesaian MRT ke Ancol pada tahun 2029.

“Kalau dilihat schedule-nya sampai dengan tahun 2027 itu akan selesai sampai kota. 2029 akan selesai sampai Ancol. Nah kalau sebelum Ancol selesai kita mulai rute baru yang dari Banten. Menurut saya ini akan menjadi sebuah kemajuan transportasi yang ada di Jakarta,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pramono menekankan pentingnya kerja sama antara Jakarta, Banten, dan Jawa Barat untuk membangun infrastruktur yang saling terintegrasi, terutama di bidang transportasi dan air bersih.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jakarta juga meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahandengan kapasitas 750 liter per detik. Fasilitas ini akan melayani kebutuhan air bersih untuk 10 kelurahan di 3 kecamatan.

Baca juga : Kilang Pertamina Internasional Lampaui Target Operasional Semester I-2025

“Jadi untuk urusan air di Jakarta. Satu, saya sungguh gembira bahwa IPA Pesanggrahan ini outlet yaitu 750. Dan bisa untuk 10 kelurahan, 3 kecamatan,” jelas Pramono.

Pramono menyebut, proyek seperti Karian dan Jatiluhur, ditambah dengan IPA-IPA lainnya, akan sangat menentukan pasokan air bersih untuk Jakarta dan wilayah sekitarnya.

“Karena kalau Karian selesai, Jatiluhur selesai, kemudian IPA-IPA yang seperti ini. Saya yakin Jakarta, bukan hanya Jakarta saja, pasti Jakarta dan sekitarnya kebutuhan air bersih akan terpenuhi,” ujarnya.

Dalam penutupan sambutannya, Gubernur Pramono Anung kembali menegaskan bahwa transportasi publik dan ketersediaan air bersih adalah dua program prioritasnya bersama Dirut MRT dan para kepala daerah di sekitarnya.

Baca juga : Stok Pangan Jakarta Banyak, Cukup Sampai Akhir Oktober 2025

“Cita-cita saya dengan Pak Andra Soani itu yang paling utama sebenarnya MRT segera masuk ke Banten. Makanya berkali-kali saya sampaikan kepada Dirut MRT, gimana caranya cari akal supaya disambungkan,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.