Dark/Light Mode

Transjabodetabek Efektif Kurangi Macet Di Jakarta

Rabu, 10 September 2025 13:05 WIB
Transjabodetabek Blok M-Bogor. (Foto: Berita Jakarta)
Transjabodetabek Blok M-Bogor. (Foto: Berita Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengklaim layanan Transjabodetabek telah memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka kemacetan di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. Hal ini disampaikannya dalam acara peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan pada Selasa (10/9/2025).

Dalam pernyataannya, Pramono menyebutkan bahwa masyarakat dari daerah penyangga seperti Banten, Depok, Bogor, dan Bekasi, kini mulai beralih menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan bahwa kerja sama antarwilayah, khususnya dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, telah membuahkan hasil berupa penambahan rute baru pada layanan Transjabodetabek.

“Dan untuk itu kita benahi bersama-sama. Maka Transjabodetabek sekarang Pak Gubernur Banten kita sudah mempunyai 6 rute baru,” katanya.

Baca juga : Gandeng JKT48, J Trust Bank Gelar Edukasi Keuangan Di Yogyakarta

Menurut Pramono, keberadaan rute-rute baru tersebut telah membawa dampak signifikan dalam mengurangi beban kendaraan pribadi di jalan.

“Dan inilah yang kemudian secara signifikan membuat mengurangi kemacetan di Transjabodetabek,” tambahnya.

Meski terjadi peningkatan positif, Pramono tidak menutup mata terhadap masih adanya persoalan pelik, terutama di kawasan Jalan TB Simatupang. 

“Tetapi tidak mengarangi kemacetan di tempat yang paling horor namanya TB Simatupang. Saya harus menyampaikan apa adanya,” ujar Pramono.

Baca juga : GoTo Benarkan, Korban Tertabrak Rantis Affan Kurniawan Adalah Mitra Driver Gojek

Pemprov DKI Jakarta, bersama pemerintah daerah penyangga, disebut terus berupaya mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan kemacetan, khususnya di titik-titik yang masih rawan. Salah satu fokusnya adalah pengembangan infrastruktur dan optimalisasi jaringan transportasi umum yang terintegrasi.

“Dan untuk itu kita benahi bersama-sama,” tutup Pramono.

Sebelumnya, Survei Time Out melibatkan 18.000 responden dari seluruh dunia, dan mengevaluasi kualitas transportasi publik di 50 kota besar dunia. Hasilnya, Jakarta menempati posisi ke-17 secara global dan menjadi peringkat kedua terbaik di Asia Tenggara, hanya kalah dari Singapura.

"Dan dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan berita yang sebenarnya secara spesifik mengembirakan. Yaitu oleh Time Out yang men-survey tentang sarana publik, fasilitas publik. Jakarta sekarang ini dari 50 negara, 18 ribu yang disurvey, itu berada nomor 17,” ujar Pramono di Halte Transjakarta Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

Baca juga : BPJS Ajak Warga Kurang Mampu Daftar JKN Bantuan Pemerintah

Pramono Anung menyebut, pencapaian ini menandai kemajuan signifikan Jakarta dalam menyediakan sarana transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi warganya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.