Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Pariwisata dan Ekonomi Hijau, BI DKI Tanam 12 Ribu Mangrove Di Pulau Pari
Selasa, 18 November 2025 08:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jakarta menanam 12 ribu pohon mangrove di pesisir Pantai Kresek, Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengimbangi jejak karbon sekaligus mendukung komitmen nasional menuju net zero emission.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Jakarta Iwan Setiawan menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan kawasan mangrove terbesar di dunia.
“Saat ini Indonesia memiliki sekitar 3,4 juta hektare hutan mangrove. Sekitar 23 persen dari total mangrove dunia berada di Indonesia,” ujar Iwan usai melakukan penanaman pohon mangrove di Pulau Pari, Senin (17/11/2025).
Ia menegaskan bahwa mangrove memiliki fungsi ekologis yang sangat penting.
Baca juga : Indonesia Pamerkan Inovasi Pembiayaan Mangrove Di COP30 Brazil
“Keberadaan mangrove memiliki peran penting sebagai benteng pesisir, penahan abrasi, habitat biota laut, serta penyerap karbon dengan kapasitas tinggi,” katanya.
Menurut Iwan, rehabilitasi mangrove tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Iwan mengatakan BI juga ingin mendorong Kepulauan Seribu menjadi destinasi wisata unggulan seperti wilayah lain di Indonesia.
“Untuk supaya mengangkat ini ya, nama Pulau Seribu, untuk menjadi destinasi wisata, seperti Belitung, gitu, Laskar Pelangi. Ya, mudah-mudahan nanti ini ya, mudah-mudahan terwujud,” ucapnya.
Ia optimistis keinginan itu dapat terwujud melalui kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, pembangunan pariwisata harus beriringan dengan pelestarian lingkungan.
Baca juga : Jaga Pesisir Mawali, ASDP Tanam 3.000 Mangrove
“Salah satu niatannya itu begitu, supaya kita melek dan kita punya kesadaran untuk melakukan, mendorong pembangunan di, khususnya di pariwisata ya, di Kepulauan Seribu,” ujar Iwan.
Iwan menyampaikan bahwa BI telah lama menjalankan program lingkungan dan ekonomi hijau.
“Sebetulnya kita juga sudah lama punya visi itu. Kalau BI green sudah lama kita lakukan itu. Jadi, tahun seingat saya tahun 2015 kita sudah bikin itu 1 juta mangrove, ya, 1 juta BI corner,” ujar Iwan.
Iwan menegaskan bahwa program tersebut awalnya merupakan kegiatan sosial, namun kini memiliki konteks yang lebih luas.
Baca juga : Industri Manufaktur Menggeliat, Ekonomi RI Tumbuh 5,04 Persen Di Triwulan III
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, menilai upaya penanaman mangrove sangat penting untuk keberlanjutan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu, khususnya Pulau Pari. Apalagi, Pulau Pari merupakan salah satu destinasi favorit di Kepulauan Seribu.
"Pulau Pari ini sebetulnya sangat dicintai oleh pengunjung. Kayaknya pulau terbanyak ditunjungi ini, dari data kami. Karena memang lebih dekat dengan Jakarta," kata dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya