Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UNAS Bersama Kedubes Malaysia Tanam 10.000 Mangrove di Pesisir Banten
Rabu, 15 Oktober 2025 20:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Nasional (UNAS) bersama Kedutaan Besar Malaysia untuk Indonesia melaksanakan penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kampung Bahari Nusantara, Banten, Rabu (15/10/2025). Kegiatan yang bertajuk “Restorasi Ekosistem Mangrove: Menanam Akar, Menyuburkan Persahabatan” ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan serta memperkuat kerja sama antarbangsa di bidang konservasi dan pendidikan lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri Rektor UNAS El Amry Bermawi Putera, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerja Sama Prof. Ernawati Sinaga, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Mohamad Hasrin Tengku Hussin, Wakil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Farzami Sakawi, Kepala Biro Administrasi Kerja Sama Irma Indrayani, Dekan Fakultas Biologi dan Pertanian UNAS Fachruddin Mangujaya, Sekretaris Program Studi Magister Biologi Pascasarjana Alvira Noer Effendi, Sekretaris Program Studi Teknik Mesin Agung Iswadi, dan Dosen Program studi Biologi Astri Zulfa.
Dalam sambutannya, Rektor UNAS El Amry Bermawi Putera menyampaikan, kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas bangsa dalam menjawab tantangan perubahan iklim global.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam harapan untuk masa depan. Mangrove menyimpan karbon lima kali lebih besar dibandingkan hutan daratan, dan menjadi benteng alami bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Baca juga : IFG Life Dan KAI Tanam 1.000 Mangrove Di Pantai Sukawali
Rektor UNAS juga mengapresiasi Kedubes Malaysia atas kolaborasi yang terjalin serta dukungan berbagai pihak yang terlibat, termasuk TNI AL Komando Armada I, Klub Indonesia Hijau, dan komunitas Kampung Bahari Nusantara.
“Kami berterima kasih kepada Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta atas kerja sama yang baik ini serta berbagai pihak. Semoga inisiatif ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor untuk masa depan bumi yang lebih hijau,” tambahnya.
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Mohamad Hasrin Tengku Hussin menekankan pentingnya kerja sama regional dalam menghadapi krisis iklim. Dia percaya, kerja sama seperti itu menjadi model sinergi antara perguruan tinggi, lembaga diplomatik, dan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.
“Kami percaya bahwa kerja sama seperti ini menjadi model sinergi antara perguruan tinggi, lembaga diplomatik, dan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim,” tuturnya.
Baca juga : TBIG Dorong Literasi Kesehatan Warga Bali, 1.200 Orang Jadi Penerima Manfaat
Kegiatan penanaman mangrove ini turut melibatkan mahasiswa UNAS serta universitas mitra di Malaysia untuk memperkuat aksi nyata dalam restorasi ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi alam.
Ketua Pelaksana yang juga Dekan Fakultas Biologi dan Pertanian UNAS Fachruddin Mangujaya menjelaskan, kegiatan ini meliputi pelatihan perawatan mangrove serta sosialisasi manfaat ekologis dan ekonominya. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen UNAS untuk menanamkan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat dan riset berbasis konservasi.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Nasional untuk menanamkan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat dan riset berbasis konservasi,” jelasnya.
Ia berharap, kegiatan penanaman 10.000 bibit mangrove ini dapat memulihkan fungsi ekologis kawasan pesisir sebagai benteng alami terhadap abrasi dan intrusi air laut, meningkatkan kesadaran masyarakat dan mahasiswa tentang pentingnya konservasi mangrove, menghasilkan model kolaborasi internasional antara perguruan tinggi dan lembaga diplomatik dalam pelestarian lingkungan dan memperkuat hubungan bilateral Indonesia Malaysia melalui aksi nyata di bidang lingkungan hidup.
Baca juga : Persebaya On Fire, Siap Tantang Persib Di Bandung
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Nasional untuk menanamkan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan riset berbasis konservasi," tambahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya