Dark/Light Mode

Cegah Bahaya Listrik, PLN Imbau Warga Jakarta Matikan MCB Saat Banjir

Minggu, 25 Januari 2026 09:34 WIB
PLN UID Jakarta Raya mengimbau warga mematikan MCB atau kWh meter saat banjir memasuki rumah guna mencegah risiko bahaya kelistrikan. (Foto: PLN UID Jakarta Raya)
PLN UID Jakarta Raya mengimbau warga mematikan MCB atau kWh meter saat banjir memasuki rumah guna mencegah risiko bahaya kelistrikan. (Foto: PLN UID Jakarta Raya)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mengimbau masyarakat untuk mematikan aliran listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB) atau kWh meter apabila air banjir mulai memasuki rumah.

Langkah ini penting untuk mencegah risiko bahaya kelistrikan di tengah banjir yang masih melanda sejumlah wilayah Jakarta.

PLN UID Jakarta Raya juga turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi warga terdampak banjir sekaligus melakukan sosialisasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan.

Baca juga : Pramono Sebut Banjir di Jakarta Barat Kiriman Jawa Barat dan Banten

Kegiatan tersebut melibatkan aparat kewilayahan, termasuk Bintara Pembina Desa (Babinsa), guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya listrik di area tergenang.

General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN dalam situasi darurat banjir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Saat terjadi banjir, segera matikan aliran listrik dari MCB atau kWh meter apabila air mulai memasuki rumah, dan hindari menyentuh peralatan listrik yang terendam. PLN juga siaga melakukan pengamanan jaringan agar risiko bahaya listrik dapat diminimalkan,” ujar Andy Adcha.

Baca juga : PLN Minta Sumsel Buka Jalan Truk Batubara

Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kramat Jati Eka Panji Saptaprasetya menyampaikan bahwa koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan penanganan cepat di wilayah terdampak.

“Kami telah berkoordinasi secara aktif dengan stakeholder setempat, termasuk aparat kewilayahan, Babinsa, serta unsur terkait lainnya, untuk memastikan langkah pengamanan kelistrikan dapat dilakukan secara cepat dan tepat saat terjadi banjir. Prioritas kami adalah menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan kondisi jaringan listrik tetap aman di wilayah terdampak,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, PLN bersama Babinsa melakukan pemantauan instalasi listrik di lingkungan warga serta memberikan imbauan agar masyarakat tidak menyentuh peralatan listrik yang terendam air.

Baca juga : Pemprov DKI Imbau Warga Jakarta Tingkatkan Kewaspadaan Dampak Cuaca Ekstrem

Warga juga diminta segera melaporkan potensi gangguan jaringan atau kondisi berbahaya melalui aplikasi PLN Mobile. Babinsa setempat mengapresiasi langkah cepat dan proaktif PLN dalam mendampingi warga selama banjir.

Sinergi antara PLN dan aparat kewilayahan dinilai penting untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik.

Selain edukasi kepada warga, PLN juga melakukan pengecekan jaringan dan peralatan kelistrikan untuk memastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi aman sebelum normalisasi pasokan listrik di wilayah yang sebelumnya terdampak banjir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.