Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cegah Listrik Padam Di Sumatera
PLN Minta Sumsel Buka Jalan Truk Batubara
Kamis, 22 Januari 2026 15:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) meminta agar operasional truk pengangkut batubara yang memasok kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Bengkulu kembali dibolehkan beroperasi. Pasalnya, pasokan batubara saat ini hanya mencukupi untuk sekitar tiga hari operasional pembangkit.
Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo, menyampaikan, terhentinya distribusi batubara ke PLTU Bengkulu terjadi akibat desakan dan pembatasan dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru yang didukung DPRD Sumsel terhadap aktivitas angkutan batubara.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya rantai pasok energi primer ke pembangkit listrik.
"Saat ini, PLTU tidak mendapatkan pasokan batubara karena adanya desakan Pemerintah Provinsi. Stok yang tersedia sangat terbatas dan hanya cukup untuk tiga hari ke depan,” ujar Rizal.
Baca juga : Cerita Beratnya Pulihkan Listrik di Sumatera, Bos PLN Nangis di DPR
PLTU di Bengkulu, jelasnya, merupakan bagian penting sistem kelistrikan Sumatera, khusnya Sumatera bagian selatan. Gangguan pasokan batubara, berpotensi menurunkan kapasitas pembangkit dan mengancam keandalan pasokan listrik di sejumlah wilayah.
"Bila distribusi batubara tidak segera kembali normal, potensi pemadaman listrik tidak hanya terjadi di Bengkulu, tetapi dapat meluas ke beberapa wilayah di Sumatera Selatan, bahkan hingga Jambi," tegasnya.
Sebelumnya, distribusi batubara ke PLTU Bengkulu mengalami hambatan akibat pembatasan operasional 150 truk batubara. Pembatasan tersebut berkaitan aspirasi dan tekanan Pemerintah Daerah terkait dampak lalu lintas dan aktivitas angkutan batubara terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.
Namun di sisi lain, batubara merupakan sumber energi utama bagi PLTU yang menyuplai listrik ke jutaan pelanggan di wilayah Sumatera. Terhentinya pasokan batubara secara mendadak menyebabkan stok di pembangkit menipis dan menempatkan sistem kelistrikan dalam kondisi siaga.
Baca juga : Pulihkan Pertanian Sumatera Pascabencana, Kementan Ajukan Tambahan 5,1 T
"Saya meminta dengan hormat kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru membuka jalan agar truk-truk batubara segera memenuhi kebutuhan pasokan batu bara di PLTU Bengkulu" katanya.
PLN menegaskan, keberlanjutan pasokan listrik merupakan kepentingan strategis nasional, mengingat listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat serta penopang utama aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan industri.
PLN menyatakan memahami perhatian Pemerintah Daerah terhadap aspek sosial dan lingkungan. Namun, PLN berharap agar dapat ditemukan solusi bersama yang proporsional, sehingga kepentingan daerah tetap terakomodasi tanpa mengorbankan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat luas.
"Kami berharap ada ruang dialog dan solusi bersama. Jika suplai batubara terhenti terlalu lama, pemadaman listrik menjadi tidak terhindarkan dan ini akan berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Rizal.
Baca juga : Perbaikan Lahan Pertanian Dan Tambak Bakal Digenjot
PLN saat ini terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan distribusi batubara ke PLTU dapat kembali berjalan normal dan risiko gangguan listrik dapat diminimalkan. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya