Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Pangan Terkendali Jelang Ramadan
Selasa, 10 Februari 2026 18:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan ketersediaan pangan di Ibu Kota dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
“Pada hari ini kita ada Rapim Paripurna untuk membahas menyambut Ramadan Idulfitri, kemudian juga pembenahan organisasi, dan juga hal yang berkaitan dengan pengawasan terhadap gedung-gedung yang ada di Jakarta," kata Pramono usai Rapat Pimpinan (Rapim) Paripurna yang membahas berbagai persiapan menghadapi bulan suci hingga hari raya besar keagamaan di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Rapim tersebut digelar sebagai langkah antisipatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.
Selain itu, rapat juga membahas kesiapan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengawal kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran.
Baca juga : Pramono Bakal Tertibkan Manusia Gerobak di Jakarta Jelang Ramadan dan Idul Fitri
“Terkait yang akan mempersiapkan kegiatan Ramadan dan juga Idulfitri, di antaranya adalah mudik Lebaran, acara Ramadan, dan juga menjaga harga barang-barang pokok tidak mengalami kenaikan, inflasi yang terjaga di Jakarta," terang Pramono.
Pramono menegaskan, pengendalian inflasi menjadi fokus utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. Pemprov DKI juga memperkuat sistem pemantauan harga dan distribusi bahan pangan.
“Yang pertama adalah monitoring rutin ketersediaan harga pangan. Baik itu beras, daging, LPG 3 kilo, serta kita akan tetap menerapkan apa yang dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta mengenai early warning system terhadap harga-harga yang ada di Jakarta," jelasnya.
Melalui sistem peringatan dini (early warning system), Pemprov DKI dapat mendeteksi potensi kenaikan harga sejak awal dan melakukan intervensi cepat apabila terjadi gejolak di pasar. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang momen konsumsi tinggi seperti Ramadan dan Idulfitri.
Baca juga : Pramono Pastikan 270 Ribu Peserta PBI BPJS Dapat Layanan Kesehatan di Jakarta
Selain monitoring harga, aspek keamanan dan kecukupan stok pangan juga menjadi perhatian serius. Pemprov memastikan cadangan pangan mencukupi tidak hanya untuk Ramadan dan Idulfitri, tetapi juga untuk hari besar keagamaan lainnya.
“Maka ketersediaan pangan untuk Ramadan dan juga Idulfitri di Jakarta, termasuk hari-hari besar lainnya—apakah itu Imlek atau Nyepi dan sebagainya—Jakarta dalam kondisi yang aman karena cadangannya mencukupi untuk itu," lanjut Pramono.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga menyoroti efektivitas program subsidi pangan yang selama ini berjalan. Berdasarkan evaluasi sementara, harga berbagai komoditas dinilai masih relatif stabil dan terkendali.
“Kalau kemudian belajar dari peristiwa Natal kemarin atau Tahun Baru, ketika ada yang kemudian ingin memboikot daging dan sebagainya, kami hanya mengimbau karena ketersediaan pangan di Jakarta sangat mencukupi, tidak usah ada panic buying dan sebagainya," kata Pramono.
Baca juga : Mensesneg Pastikan Tak Ada Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran
"Karena Pemerintah DKI Jakarta menjamin bahwa ketersediaan bahan pangan maupun daging dan sebagainya, Jakarta adalah mencukupi," tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, Pemprov DKI juga menyetujui pelaksanaan pasar murah apabila terjadi lonjakan harga di lapangan. Kebijakan ini akan menjadi bentuk intervensi langsung pemerintah untuk menjaga stabilitas pasar.
“Dalam kesempatan ini kami juga menyetujui bahwa kegiatan yang berkaitan dengan pasar murah, untuk melakukan intervensi kalau memang kemudian ada gejolak di pasar—kami setujui untuk bisa dilakukan di Jakarta," tutup Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya