Dark/Light Mode

Siswa SMK Meninggal Akibat Kecelakaan

Perbaikan Seluruh Jalan Rusak Mendesak Dikebut

Rabu, 11 Februari 2026 06:25 WIB
Pengendara melintasi jalan rusak dan berlubang akibat genangan di Jalan Gedong Panjang dan Mitra Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (3/2/2026). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Pengendara melintasi jalan rusak dan berlubang akibat genangan di Jalan Gedong Panjang dan Mitra Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (3/2/2026). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Polri, dengan pendampingan dari Kepala Dinas Pendidikan DKI dan Kepala Sekolah. Namun, nyawa korban tidak tertolong. 

Pemprov DKI Jakarta, kata Pram, menanggung seluruh biaya rumah sakit. “Kami juga menyiapkan pemakaman almarhum di TPU Menteng Pulo,” tutur Pram. 

Untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa, Pram menginstruksikan Dinas Bina Marga DKI untuk segera menutup lubang di berbagai ruas jalan yang rusak. 

Baca juga : Manchester City Vs Fulham, Momentum Anfield Untuk Tekan Arsenal

“Walaupun curah hujan diprediksi kadang masih tinggi sampai 19 Februari, saya sudah minta semua lubang di jalan untuk ditutup. Meskipun, bersifat temporer,” pinta Pram. 

Selain itu, Pram meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati, saat melintas di sejumlah ruas jalan yang rusak, seiring banyaknya genangan air pada Januari-Februari 2026. 

Peringatan seperti itu, menurut Pram, juga sudah berulang kali disampaikan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI. 

Baca juga : WTA 1000 Qatar, Gilas Petenis Brasil, Janice Gacor Di Doha

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, perbaikan jalan secara permanen akan dilakukan serentak, setelah musim hujan berakhir. “Yang sekarang ini, pengaspalannya sementara,” kata Rano di Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026). 

Rano menjelaskan, aspal saat ini belum mampu bertahan optimal jika terus-menerus terpapar air hujan. “Karakter aspal yang kita punya, atau semua aspal di Indonesia, kalau kena air, tidak ada yang merekat kuat,” katanya. 

Karena itulah, menurut Rano, penutupan lubang jalan saat ini bersifat sementara. “Yang paling ideal, setelah musim hujan selesai, itu dilapisi semua, supaya tidak terjadi kerusakan,” jelasnya. 

Baca juga : Dunia Bersatu Mengutuk Dan Melawan Netanyahu

Menurutnya, saat ini Pemprov DKI hanya dapat melakukan tambal sulam, sebagai langkah cepat untuk mengantisipasi kerusakan jalan yang lebih parah akibat genangan air. “Nah, untuk perbaikan semua, kita menunggu setelah musim kemarau,” tutur Rano. 

Pengamat perkotaan Jakarta Sugiyanto mengatakan, dampak kecelakaan dapat menimbulkan implikasi pertanggungjawaban hukum bagi apemerintah atau penyelenggara jalan. 

Karena, menurutnya, kewajiban penyelenggara jalan, termasuk pemerintah provinsi, di atur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.