Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PAM Jaya Siapkan Inovasi Teknologi
DPRD DKI Minta Layanan Air Berpihak Rakyat Kecil
Minggu, 15 Maret 2026 06:25 WIB
Sebelumnya
PAM Jaya juga tengah menyiapkan program untuk menurunkan tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW), melalui penggantian dan rehabilitasi jaringan pipa.
Program ini akan dilaksanakan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau public private partnership, agar tidak membebani anggaran daerah.
“Penggantian dan rehabilitasi pipa di Jakarta, kemungkinan mencapai sekitar 80 persen atau sekitar 7.000 sampai 8.000 kilometer,” jelas Arief.
Baca juga : Manchester United Vs Aston Villa, Momen Krusial Di Papan Atas
Saat ini, cakupan layanan air perpipaan di Jakarta telah mencapai 80,24 persen, dengan panjang jaringan pipa 12.835,21 kilometer, jumlah pelanggan 1.178.022, distribusi air 22.583 liter per detik.
Kawal Proyek Jaringan Air
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal pembangunan jaringan air perpipaan, agar seluruh warga Jakarta dapat menikmati layanan air bersih.
“DPRD berkomitmen memastikan alokasi anggaran benar-benar tepat sasaran, dan digunakan untuk kepentingan masyarakat Jakarta,” ujar Yuke.
Baca juga : BNP Paribas Open, Sinner Bertemu Musuh Bebuyutan Di Semifinal
Menurutnya, DPRD juga terus melakukan pengawasan terhadap program pembangunan jaringan air perpipaan, agar cakupan layanan dapat menjangkau wilayah yang selama ini belum terlayani.
“Yang kami pastikan adalah, program pipanisasi yang sudah dianggarkan, bisa menjangkau wilayah yang selama ini belum terlayani,” katanya.
Yuke menegaskan, layanan air bersih harus berpihak kepada masyarakat kecil yang masih kesulitan mendapatkan akses air layak.
Baca juga : Jalani Program Diet, Purbaya Turun 9 Kg
Dia mengakui, persoalan air bersih di Jakarta masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan, meskipun pembangunan infrastruktur telah berlangsung lama.
“Karena, selama ini ada pipa yang usianya ratusan tahun, tapi persoalannya belum juga tuntas,” pungkasnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya