Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Bakal Bikin Zebra Cross Sementara Pengganti JPO Ambruk di Tendean
Sabtu, 18 Juli 2026 17:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengajukan izin pembangunan zebra cross sementara di lokasi bekas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).
"Jadi yang untuk JPO Tendean yang akan ada penyelesaian untuk jangka pendek dan jangka panjang," kata Pramono.
Solusi Sementara
Baca juga : Pramono Siapkan Skema Pembiayaan Pembangunan Ulang JPO Roboh di Jalan Tendean
Pramono menjelaskan, solusi tercepat yang sedang dipersiapkan adalah menghadirkan fasilitas penyeberangan berupa zebra cross. Namun, karena berkaitan dengan kewenangan dan aspek keselamatan lalu lintas, penggunaannya harus terlebih dahulu memperoleh izin dari Kementerian Perhubungan.
"Jangka pendeknya saya udah meminta kepada Dinas Perhubungan untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan memintakan izin apakah itu bisa digunakan untuk zebra cross dalam jangka pendek dulu," jelas Pramono.
Pramono menilai solusi sementara perlu segera dihadirkan karena lokasi JPO Tendean merupakan salah satu titik penyeberangan yang memiliki aktivitas pejalan kaki cukup tinggi setiap harinya.
JPO Baru Segera Dibangun
Baca juga : Pramono Instruksikan Perbaikan Lift di Seluruh Jembatan Penyeberangan Orang
Selain menyiapkan solusi sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan mempercepat pembangunan JPO baru di lokasi tersebut. Menurut Pramono, pembangunan jembatan penyeberangan membutuhkan waktu sehingga proses perencanaannya harus segera diputuskan.
"Tetapi saya sudah memerintahkan juga untuk segera dibangun JPO baru, bahwa itu apakah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), creative financing, Corporate Social Responsibility (CSR) dan sebagainya atau naming rights sekarang kita lakukan dan minggu depan ini kami rapatkan segera kami putuskan. Karena itu nggak bisa ditunda-tunda, itu adalah JPO yang sangat-sangat strategis," lanjutnya.
Pramono menegaskan bahwa keputusan mengenai skema pembiayaan akan dibahas dalam rapat pada pekan depan agar proses pembangunan dapat segera dimulai.
Baca juga : Pramono Kerahkan Dinas SDA dan Bina Marga Perbaiki Jalan Ambles di Pulo Gadung
Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, rusak ditabrak truk pada Selasa kemarin. JPO itu kemudian dibongkar karena nyaris roboh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya