Dark/Light Mode

Pramono Siapkan Skema Pembiayaan Pembangunan Ulang JPO Roboh di Jalan Tendean

Kamis, 16 Juli 2026 11:15 WIB
JPO Roboh di Jalan Tendean, Jakarta Selatan. (Foto: Qori/RM)
JPO Roboh di Jalan Tendean, Jakarta Selatan. (Foto: Qori/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera membangun kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang rusak setelah tertabrak truk pengangkut alat berat. 

Pramono mengatakan pembangunan kembali JPO Tendean menjadi prioritas karena lokasinya berada di salah satu koridor dengan lalu lintas kendaraan dan mobilitas pejalan kaki yang tinggi. 

"Karena lokasi itu adalah lokasi yang sangat padat dan strategis, harus segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan. Jadi, itu yang paling penting," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026). 

Opsi Pendanaan

Pramono menjelaskan, peristiwa robohnya JPO baru terjadi dan proses penanganan di lapangan baru selesai dilakukan pada pagi hari. Setelah arus lalu lintas kembali normal, Pemprov DKI mulai memfokuskan langkah pada upaya pembangunan kembali fasilitas tersebut.

Baca juga : Pramono Instruksikan Perbaikan Lift di Seluruh Jembatan Penyeberangan Orang

"Karena baru kejadian kemarin dan baru diselesaikan tadi pagi sebenarnya, serta lalu lintas juga baru normal tadi pagi, saya mengikuti dengan saksama perkembangan yang ada," ujar Pramono. 

Ia menyebut beberapa sumber pembiayaan yang sedang dipertimbangkan, mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan, dana Corporate Social Responsibility (CSR), dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB), hingga menggandeng mitra strategis untuk membangun kembali JPO tersebut.

"Kalau Bina Marga menyampaikan bahwa belum akan dibangun karena memang pasti anggarannya belum ada, maka dengan demikian, saya akan mencarikan ruang apakah melalui APBD Perubahan," jelasnya. 

Pramono menegaskan, yang menjadi fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan masyarakat kembali memiliki akses penyeberangan yang aman di lokasi tersebut.

Baca juga : Pemkot Bandung Didorong Gunakan Skema BTS untuk Penerangan Jalan Umum

"Tetapi yang jelas, karena lokasi itu adalah lokasi yang sangat padat dan strategis, harus segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan," katanya. 

Kelalaian Sopir

Menanggapi usulan agar Pemprov DKI meminta ganti rugi kepada pihak yang bertanggung jawab atas robohnya JPO, Pramono menyatakan proses tersebut akan diserahkan kepada dinas terkait bersama aparat penegak hukum (APH).

"Jadi sekarang ini kan yang terjadi, begitu kejadian kemarin, melihat persoalan di lapangan betul-betul karena kesalahan keteledoran sopir yang mengangkut muatan yang tingginya melebihi dari batasan yang diizinkan, sehingga menyangkut ke JPO," terang Pramono. 

Meski demikian, Pramono menegaskan keputusan mengenai kemungkinan tuntutan ganti rugi akan diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku dan menjadi kewenangan instansi terkait bersama aparat penegak hukum.

Baca juga : KPK Siap Supervisi Penanganan Kasus Eks Jampidsus di Kejagung

"Nanti biar dinas terkait beserta APH (Aparat Penegak Hukum) yang akan memproses itu, apakah dilakukan penuntutan atau tidak, tentunya dinas terkait dan APH yang akan melakukannya," ucapnya. 

Keselamatan Pejalan Kaki

Pramono kembali menekankan bahwa keberadaan JPO di Jalan Kapten Tendean sangat penting mengingat tingginya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut. 

"Tetapi sekali lagi seperti yang saya sampaikan tadi, kami segera ingin membangun itu karena termasuk JPO yang strategis," tutup Pramono. 

Seperti diketahui, sebuah truk pengangkut alat berat (crane) tersangkut JPO di Jalan Kapten Tendean arah Blok M, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.