Dark/Light Mode

Baiknya Dihapus Atau Dipertahankan?

Jalur Khusus Sepeda Sepi Pesepeda, Ramai Pemotor

Minggu, 23 Agustus 2026 06:25 WIB
Banyak pemotor melintas di jalur sepeda dekat Halte Senayan Bank Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. (Foto: Edy Burnama/RM.id)
Banyak pemotor melintas di jalur sepeda dekat Halte Senayan Bank Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. (Foto: Edy Burnama/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wacana penghapusan jalur khusus sepeda di Jakarta menuai pro-kontra. DPRD DKI meminta fasilitas tersebut tetap dipertahankan untuk mendukung ketersediaan akses transportasi ramah lingkungan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli menolak usulan menghapus jalur khusus sepeda di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota.

Taufik meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tetap mempertahankan fasilitas tersebut, sekaligus meningkatkan perawatan dan pengawasannya. Menurutnya, jalur sepeda masih dibutuhkan untuk mendukung transportasi ramah lingkungan dan mendorong gaya hidup sehat masyarakat.

Dia menegaskan, menurunnya penggunaan sepeda setelah pandemi Covid-19, tidak bisa dijadikan alasan untuk menghapus fasilitas yang sudah tersedia.

“Kalau sekarang mau dikaji, saya kira harus dipertahankan,” tandas Taufik, Kamis (13/8/2026).

Dia mengingatkan, sepeda dapat menjadi bagian dari sistem transportasi terintegrasi. Pengguna dapat bersepeda menuju halte atau stasiun, sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum. Sehingga, Pemprov DKI perlu menyiapkan tempat parkir sepeda yang aman.

Baca juga : Newcastle United Vs Liverpool, Serba Tidak Ideal

Karena itu, Pemprov DKI harus memperkuat anggaran untuk merawat sekaligus mengembangkan jalur sepeda.

“Sejumlah fasilitas saat ini mengalami kerusakan akibat keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Taufik menilai, persoalan jalur sepeda bukan hanya anggaran. Pengawasan juga harus diperketat, agar fasilitas tersebut tidak berubah fungsi menjadi tempat parkir kendaraan bermotor maupun pedagang kaki lima (PKL).

Pada Jumat (14/8/2026), Videografer Rakyat Merdeka untuk membuat laporan mengenai kondisi terkini jalur khusus sepeda.

Dalam laporan berupa video-video pada sore itu, tidak tampak satu pun sepeda yang melintas di jalur sepeda dekat Halte Senayan Bank Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Yang ada cuma motor ngebut dan pelan, serta deretan motor yang parkir di tepi jalur khusus sepeda. Kondisinya mirip dengan pengaduan masyarakat mengenai jalur sepeda yang pernah kami terima melalui WhatsApp (WA).

Baca juga : Jelang US Open, Alcaraz Kirim Pesan Ancaman: I’m Back!

Warna hijau di jalur khusus sepeda ini sudah pudar dan retak-retak. Meski begitu, gambar sepeda berwarna putih di jalur ini, masih cukup jelas, sebagai penanda.

Secara umum, begitulah kondisi jalur sepeda dekat Halte Senayan Bank Jakarta yang direkam videografer RM pada sore itu, baik dari jembatan penyeberangan orang (angle atas) maupun dari dekat (angle bawah).

Wacana penghapusan jalur khusus sepeda, juga mencuat setelah sejumlah warga menyampaikannya melalui media sosial.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum memutuskan mengenai hal tersebut. Dia masih perlu mempertimbangkan pandangan komunitas pesepeda dan aspirasi masyarakat.

“Usulan komunitas pesepeda, salah satunya Bike to Work, itu dipertahankan,” kata Pram usai menghadiri Indonesia International Transport Summit 2026, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).

Sedangkan sebagian masyarakat menilai, jalur sepeda tidak digunakan sebagaimana peruntukannya. Dengan demikian, sebaiknya dihapus saja. “Jalur itu lebih banyak digunakan untuk motor,” kata Pram mengutip pandangan masyarakat yang mengusulkan jalur sepeda dihapus.

Baca juga : Cek Korban Gempa NTT: Wapres Gendong Bayi, Janji Bantu Biaya Kuliah

Perbedaan pandangan yang tajam itu, membuat Pram merasa perlu ekstra berhati-hati, agar keputusannya nanti tidak dianggap berdasarkan kegemarannya bersepeda.

“Pasti teman-teman tahu, saya ini pesepeda banget,” tuturnya.

Sebelumnya, Pram menyatakan, apakah jalur sepeda dihapus atau dipertahankan, akan dibahas secara khusus oleh jajaran Pemprov DKI. “Dalam waktu dekat ini,” katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026). [DRS/RAA/EDY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.