Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Indonesia dan 7 Negara Kompak Tekan Israel, Dorong Sanksi Atas Permukiman E1
- Andalkan Sayap Macarena, McLaren Incar Hattrick Di Sirkuit Zandvoort
- Hanura Bidik Generasi Muda, Angkat Isu Lapangan Kerja
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
RM.id Rakyat Merdeka - Carlos Alcaraz akhirnya kembali setelah empat bulan menepi akibat cedera pergelangan tangan kanan.
Petenis Spanyol itu memastikan dirinya siap turun di US Open 2026, turnamen yang sekaligus menjadi panggung pembuktian bahwa jeda panjang tak menghapus ancamannya di lapangan.
Kepastian itu disampaikan Alcaraz melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosialnya pada Jumat (21/8/2026) WIB. Singkat, tetapi tegas. “Saya kembali. Ini dia,” ujar Alcaraz.
Kalimat pendek tersebut membawa makna besar. Sejak mengalami cedera saat menghadapi petenis Finlandia Otto Virtanen di Barcelona Terbuka pada April, Alcaraz harus menerima kenyataan yang tidak biasa bagi seorang pemain yang hampir selalu hadir dalam persaingan elite. Ia melewatkan Madrid, Roma, Prancis Terbuka, seluruh rangkaian musim lapangan rumput, Wimbledon, Montreal, hingga Cincinnati.
Baca juga : Cek Korban Gempa NTT: Wapres Gendong Bayi, Janji Bantu Biaya Kuliah
Empat bulan tanpa pertandingan menjadi jeda terpanjang dalam karier Alcaraz. Bagi petenis berusia 23 tahun itu, persoalannya bukan sekadar kehilangan sejumlah turnamen dan poin peringkat. Ritme pertandingan, kepercayaan diri, ketahanan fisik, serta kemampuan membaca tekanan kompetitif semuanya harus dibangun kembali dari awal.
Namun, ada alasan kuat untuk melihat kepulangannya dengan optimisme. Alcaraz memasuki musim 2026 dengan merebut Australia Terbuka. Gelar itu sekaligus melengkapi koleksi empat Grand Slam miliknya setelah sebelumnya menjuarai Prancis Terbuka, Wimbledon, dan US Open. Career Grand Slam pada usia yang masih sangat muda menegaskan bahwa Alcaraz bukan lagi sekadar bintang masa depan. Ia sudah menjadi bagian dari pusat kekuasaan tenis dunia.
Menariknya, panggung kepulangan Alcaraz adalah US Open, tempat namanya pertama kali meledak sebagai juara Grand Slam pada 2022. New York juga kembali memberinya kenangan manis pada musim panas lalu ketika ia menaklukkan Jannik Sinner di final. Kini, ia kembali ke tempat yang sama bukan sekadar untuk bertanding, melainkan mempertahankan mahkota.
Catatan Alcaraz di Flushing Meadows membuat target tersebut bukan sesuatu yang berlebihan. Ia telah mengoleksi 24 kemenangan dan hanya tiga kekalahan di AS Terbuka. Sepanjang musim 2026 sebelum cedera, catatan menang-kalahnya juga sangat kuat, yakni 22 kemenangan berbanding tiga kekalahan.
Baca juga : Terima Kepala BGN, Luhut Minta MBG Fokus Wilayah 3T
Tetapi statistik itu sekaligus menyimpan pertanyaan terbesar: seberapa cepat Alcaraz mampu kembali ke level sebelum cedera?
Tenis tidak mengenal nostalgia. Gelar masa lalu tidak otomatis menghasilkan kemenangan berikutnya. Apalagi, Alcaraz datang tanpa pertandingan kompetitif sejak April. Sementara itu, para rivalnya terus bertanding, menguji kondisi fisik, mengasah permainan, dan menjaga ritme.
Karena itu, AS Terbuka 2026 menjadi semacam ujian kedua bagi Alcaraz. Ujian pertama adalah memastikan pergelangan tangannya pulih. Ujian berikutnya adalah membuktikan bahwa tubuh yang sudah pulih tersebut kembali mampu menanggung tuntutan tenis level Grand Slam.
Persaingan juga berpotensi menjadi semakin rumit karena status unggulan Alcaraz. Ia diproyeksikan menjadi unggulan ketiga apabila Sinner tetap berpartisipasi setelah mundur dari Cincinnati. Posisi tersebut membuka kemungkinan pertemuan dengan Sinner lebih awal, yakni di semifinal.
Baca juga : Pemerintah Gaspol Jinakkan Karhutla
Di luar dua nama tersebut, Novak Djokovic tetap menjadi ancaman. Pengalaman petenis Serbia itu di Grand Slam membuatnya sulit dikesampingkan, terutama ketika turnamen memasuki fase-fase yang menuntut ketenangan dan kemampuan mengelola tekanan. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya