Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jakarta & Sekitarnya Makin Menyengat
Pram Tebar Hujan Buatan Redam Polusi Dan Panas
Rabu, 26 Agustus 2026 06:25 WIB
Sebelumnya
“Tidak selalu ketika awan dalam hitungan sudah cukup, bisa menurunkan hujan,” kata Pramono, seusai menghadiri Seminar Kebangsaan di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).
Pram menambahkan, Pemprov DKI Jakarta sempat berencana untuk melakukan penerbangan OMC lagi. Namun, pelaksanaannya tetap menunggu kondisi awan yang memenuhi persyaratan. “Kalau kemudian awannya cukup, pasti akan kami terbangkan kembali,” katanya.
Pram menjelaskan, salah satu tujuan Pemprov DKI Jakarta melakukan modifikasi cuaca, adalah mengurangi tingkat polusi udara di Ibu Kota.
Baca juga : Trio Chelsea Kubur Fulham
Menurutnya, persoalan polusi udara, tidak bisa sepenuhnya dikaitkan dengan aktivitas di Jakarta. “Ada daerah pendukung. Terutama, beberapa daerah pendukung yang pembangkit listriknya dari batu bara, industrinya dari batubara,” ucap Pram.
Sekilas Tentang OMC
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau dulu dikenal sebagai Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), adalah upaya manusia memanipulasi cuaca.
Metode utamanya adalah penyemaian awan (cloud seeding) menggunakan bahan seperti garam (natrium klorida) untuk mengendalikan curah hujan, mengurangi risiko banjir, atau mengatasi polusi.
Baca juga : Janice Lolos, Aldila Gembos
Caranya, pesawat menaburkan garam khusus ke dalam awan potensial. Sehingga, mempercepat kondensasi. Karena, garam membantu uap air di awan lebih cepat menyatu dan membentuk tetesan air hujan.
Tapi, operasi ini tidak bisa menciptakan hujan dari langit cerah. Dengan kata lain, mutlak memerlukan keberadaan awan atau bibit awan yang memenuhi syarat teknis.
Tujuan OMC antara lain, menjernihkan udara dari polusi berat di perkotaan, membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau.
Baca juga : 5.800 Gempa Susulan Terjadi di Flores, BMKG Minta Warga Tenang
Sedangkan pada musim hujan, OMC bertujuan untuk mengurangi curah hujan ekstrem, guna mencegah banjir. [DAF/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya